Apakah Kucing Bisa Mengenali Nama Sendiri? Ini Cara Kucing Merespons
Membagikan informasi dari berbagai topik.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pertanyaan apakah kucing bisa mengenali nama sendiri kerap membuat penasaran karena respons kucing saat dipanggil tidak selalu terlihat jelas.
Hewan ini memiliki perilaku yang berbeda dari anjing, terutama dalam cara merespons suara manusia.
Respons yang tampak cuek pun tidak selalu berarti kucing tidak memahami suara yang ditujukan kepadanya.
Apakah Kucing Bisa Mengenali Nama Sendiri Ketika Dipanggil?
Apakah kucing bisa mengenali nama sendiri? Jawabannya adalah iya. Dikutip dari thesprucepets.com, penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Scientific Reports pada 2019 menunjukkan bahwa kucing mampu membedakan namanya dari kata-kata lain yang biasa terdengar dalam kehidupan sehari-hari.
Penelitian tersebut dilakukan oleh peneliti yang mengamati kucing rumahan dan kucing yang tinggal di kafe. Hasil pengamatan menunjukkan adanya perbedaan kemampuan antara kedua kelompok tersebut dalam membedakan nama.
Kucing yang tinggal di rumah mampu membedakan namanya dari kata benda umum maupun nama kucing lain yang tinggal di rumah yang sama.
Kemampuan tersebut menunjukkan bahwa kucing dapat mengenali perbedaan bunyi dalam bahasa manusia, termasuk rangkaian suara yang biasa digunakan sebagai panggilan untuk dirinya.
Sementara itu, kucing yang tinggal di kafe dapat membedakan namanya dari kata benda umum.
Akan tetapi, kucing dalam kelompok tersebut tidak menunjukkan kemampuan yang sama ketika namanya dibandingkan dengan nama kucing lain yang hidup bersama di tempat tersebut.
Perbedaan itu dapat berkaitan dengan kondisi lingkungan dan pola interaksi. Kucing rumahan biasanya mendengar namanya dalam situasi yang lebih konsisten, sedangkan kucing di kafe dapat terbiasa mendengar banyak nama yang diucapkan kepada berbagai kucing.
Kemampuan mengenali nama juga tidak berarti kucing akan selalu datang ketika dipanggil. Kucing memiliki pola perilaku yang lebih mandiri sehingga respons terhadap panggilan dapat berbeda-beda.
Ada kucing yang langsung menoleh, mendekat, atau berjalan menuju pemiliknya, tetapi ada pula yang hanya menggerakkan telinga atau tidak memberikan respons yang terlihat.
Jika kucing baru diberi nama, proses mengenalinya juga membutuhkan waktu. Kondisi serupa dapat terjadi pada kucing dewasa yang baru diadopsi dan mendapatkan nama baru setelah sebelumnya terbiasa dengan panggilan berbeda.
Nama baru dapat diajarkan melalui pengulangan yang disertai pengalaman positif. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah menyebut nama kucing kemudian memberikan camilan kecil yang disukainya.
Pengulangan dapat dilakukan dalam sesi singkat beberapa kali sehari agar kucing menghubungkan bunyi tersebut dengan sesuatu yang menyenangkan.
Penggunaan nama sebaiknya tidak dilakukan terus-menerus tanpa tujuan karena suara yang terlalu sering diulang dapat kehilangan daya tarik bagi kucing.
Saat latihan, nama dapat disebut lalu segera diikuti hadiah, kemudian secara bertahap digunakan dalam percakapan sehari-hari.
Kemampuan mengenali nama juga dapat diuji tanpa memberikan camilan. Nama dapat dipanggil ketika kucing tidak sedang melihat sumber makanan, lalu diamati apakah kucing menoleh, mengarahkan telinga, mendekat, atau memberikan respons lain.
Reaksi tersebut dapat menjadi petunjuk bahwa kucing telah mengaitkan bunyi namanya dengan dirinya.
Kucing dapat mengenali bunyi yang digunakan sebagai namanya, meskipun respons setiap kucing saat dipanggil tidak selalu sama.
Apakah kucing bisa mengenali nama sendiri? Jawabannya adalah iya, meski kemampuan tersebut tidak selalu ditunjukkan dengan datang menghampiri. (Suc)
Baca Juga: Apakah Kucing Bisa Mengenali Pemiliknya? Ini Ternyata Kecerdasannya