Konten dari Pengguna

Aufklarung adalah Apa? Kenali Pengertian dan Latar Belakangnya

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi aufklarung adalah. Foto: Unsplash.com/Headway
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi aufklarung adalah. Foto: Unsplash.com/Headway

Aufklarung adalah apa? Istilah ini berkaitan dengan salah satu arus pemikiran yang berkembang dalam sejarah intelektual Eropa.

Perkembangannya tidak berdiri sendiri karena dipengaruhi oleh perubahan pemikiran ilmiah dan filsafat yang berlangsung pada masa sebelumnya.

Aufklarung adalah Gerakan Intelektual di Eropa

Ilustrasi aufklarung adalah. Foto: Unsplash.com/Headway

Dikutip dari finedictionary.com, aufklarung adalah gerakan pemikiran pada abad ke-18 di Eropa, yang mendorong penggunaan akal, sikap kritis, dan penyelidikan terhadap berbagai hal yang sebelumnya diterima tanpa banyak pertanyaan.

Gerakan ini juga dikenal sebagai Pencerahan atau Enlightenment, dengan salah satu cirinya berupa keberanian mempertanyakan kewenangan serta keyakinan yang dianggap tidak perlu diterima begitu saja.

Salah satu unsur penting Aufklärung adalah sikap kritis terhadap otoritas.

Pemikiran pada masa ini mendorong manusia untuk menilai gagasan melalui pertimbangan rasional, bukti, dan pengalaman, bukan semata-mata karena suatu pandangan berasal dari pihak yang memiliki kedudukan tinggi.

Perkembangan ilmu pengetahuan ikut memberi dorongan kuat terhadap perubahan tersebut. Pemikiran fisika Isaac Newton, misalnya, memperlihatkan bagaimana gejala alam dapat dikaji melalui hukum dan pengamatan yang sistematis.

Gagasan mengenai metode empiris kemudian semakin penting dalam cara manusia memperoleh pengetahuan.

Pemikiran John Locke juga memberikan pengaruh melalui kajiannya mengenai pengetahuan dan pengalaman manusia.

Sementara itu, skeptisisme Pierre Bayle ikut memperkuat kecenderungan untuk memeriksa kembali keyakinan dan pendapat yang telah diterima sebelumnya.

Prancis menjadi salah satu pusat penting perkembangan Aufklärung. Sejumlah pemikir seperti Voltaire, Jean-Jacques Rousseau, dan Étienne Bonnot de Condillac memiliki gagasan yang berbeda, tetapi ikut memperkaya perdebatan mengenai akal, masyarakat, manusia, dan pengetahuan.

Proyek Encyclopédie yang dikembangkan Denis Diderot dan Jean le Rond d'Alembert juga berperan dalam menyebarkan berbagai pengetahuan dan gagasan kepada masyarakat.

Pengaruh gerakan ini tidak hanya terbatas di Prancis. Di wilayah Jerman, pemikir seperti Gotthold Ephraim Lessing, Moses Mendelssohn, dan Johann Gottfried Herder turut mewakili perkembangan pemikiran Pencerahan dengan perhatian terhadap persoalan agama, budaya, manusia, dan masyarakat.

Gagasan Pencerahan juga berkembang dalam konteks Amerika melalui pemikiran politik pada masa Revolusi Amerika.

Benjamin Franklin dan Thomas Paine termasuk tokoh yang dikaitkan dengan perkembangan gagasan tersebut, terutama melalui pemikiran mengenai masyarakat, politik, dan kebebasan.

Ciri penting Aufklärung terletak pada dorongan untuk menggunakan kemampuan berpikir secara mandiri ketika menghadapi persoalan kehidupan.

Akal tidak ditempatkan sebagai sekadar alat untuk menerima jawaban, tetapi digunakan untuk menguji alasan, mempertanyakan kewenangan, serta mencari pengetahuan melalui pengamatan dan pertimbangan yang dapat dipertanggungjawabkan.

Pada akhirnya, aufklarung adalah apa yang dapat dipahami sebagai gerakan intelektual abad ke-18 yang menempatkan nalar, sikap kritis, ilmu pengetahuan, dan kebebasan berpikir sebagai unsur penting.

Pengaruhnya meluas dari filsafat dan ilmu pengetahuan hingga persoalan politik, budaya, serta cara masyarakat melihat hubungan antara manusia dan kewenangan. (Suc)

Baca Juga: Sansekerta adalah Bahasa Suci, Ini Penjelasan dan Faktanya