Cara Membuat Akun Adobe Stock Contributor hingga Siap Digunakan
Membagikan informasi dari berbagai topik.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Memahami cara membuat akun adobe stock contributor menjadi langkah awal yang penting, terutama bagi kreator yang baru mengenal dunia microstock.
Prosesnya perlu dilakukan dengan cermat, mulai dari menyiapkan akun hingga melengkapi informasi yang diminta oleh platform.
Cara Membuat Akun Adobe Stock Contributor yang Mudah Diaplikasikan
Cara membuat akun adobe stock contributor perlu diawali dengan memahami sejumlah persyaratan yang telah ditetapkan oleh Adobe Stock.
Sebelum mulai mengunggah foto, ilustrasi, video, atau karya digital lainnya, calon kontributor harus memastikan bahwa akun yang digunakan sudah memenuhi ketentuan platform.
Pendaftaran tidak hanya berkaitan dengan pembuatan identitas akun, tetapi juga mencakup kelengkapan informasi pribadi, persetujuan perjanjian kontributor, serta pengaturan pajak dan metode pembayaran.
Selain itu, terdapat batas usia minimal 18 tahun bagi setiap orang yang ingin bergabung sebagai kontributor.
Dikutip dari laman helpx.adobe.com, setelah akun siap digunakan, setiap karya yang dikirimkan juga harus memenuhi standar kualitas, hukum, dan etika Adobe Stock.
Konten perlu memiliki resolusi tinggi, komposisi yang baik, serta bebas dari tanda air dan kerusakan akibat kompresi. Judul dan kata kunci juga harus menggambarkan isi karya secara akurat agar mudah ditemukan oleh pengguna.
Apabila konten menampilkan orang atau properti tertentu, dokumen persetujuan yang sudah ditandatangani perlu disertakan sesuai kebutuhan.
1. Persyaratan Akun Kontributor
Calon kontributor harus berusia minimal 18 tahun dan memiliki Adobe ID untuk mengakses Contributor Portal. Akun dapat dibuat menggunakan identitas Adobe yang baru atau akun yang sudah tersedia.
Pastikan nama, alamat email, dan negara tempat tinggal sesuai dengan dokumen resmi. Selain itu, perjanjian kontributor harus disetujui, sedangkan informasi pajak dan metode pembayaran perlu dilengkapi dengan benar.
2. Standar Kualitas Karya
Setiap konten yang dikirimkan harus memenuhi persyaratan teknis sesuai jenisnya. Ketentuan tersebut berlaku untuk foto, ilustrasi, video, vektor, konten hasil kecerdasan buatan generatif, dan ilustrasi editorial.
Setiap kategori memiliki panduan tersendiri yang perlu diperiksa sebelum karya diunggah.
3. Aturan Hak Cipta dan Kepemilikan Karya
Adobe Stock melarang penggunaan logo, merek, desain berhak cipta, serta peniruan karya seni atau karakter terkenal tanpa izin.
Konten juga tidak boleh melanggar hak pihak ketiga, termasuk privasi, hak publikasi, properti, dan budaya. Selain itu, karya domain publik belum diterima oleh Adobe Stock.
4. Larangan Konten dan Aktivitas Tidak Pantas
Kontributor dilarang mengirimkan konten yang mengandung kebencian, diskriminasi, kekerasan, pornografi, ketelanjangan, tindakan menyakiti diri sendiri, maupun adegan berdarah berlebihan.
Konten yang menampilkan anak di bawah umur harus dilengkapi izin orang tua atau wali. Setiap karya wajib orisinal dan tidak boleh meniru portofolio kontributor lain. Manipulasi hasil pencarian, peringkat penjualan, atau pembayaran juga termasuk pelanggaran.
5. Penghapusan Konten dan Penonaktifan Akun
Adobe Stock dapat menghapus karya yang tidak memenuhi ketentuan. Pelanggaran serius juga dapat menyebabkan akun ditangguhkan atau dihentikan. Oleh karena itu, seluruh pedoman perlu diperhatikan sebelum mengirimkan konten agar proses kontribusi berjalan sesuai aturan. (KIKI)
Baca juga: Stilistika adalah Apa? Ini Pengertian dan Ruang Lingkupnya