Konten dari Pengguna

Cara Membuat Pantun Sesuai Struktur dan Ciri-Cirinya

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Cara Membuat Pantun, Foto:Unsplash/Susan Q Yin
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cara Membuat Pantun, Foto:Unsplash/Susan Q Yin

Cara membuat pantun menjadi salah satu keterampilan berbahasa yang menarik untuk dipelajari karena tidak hanya mengandalkan kreativitas, tetapi juga melatih ketelitian dalam menyusun kata.

Di balik setiap bait pantun yang terdengar ringan dan menghibur, terdapat aturan tertentu yang membuatnya memiliki keunikan dibandingkan bentuk puisi lainnya.

Itulah sebabnya pantun tetap bertahan sebagai bagian dari kekayaan sastra yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Cara Membuat Pantun yang Menarik

Ilustrasi Cara Membuat Pantun, Foto:Unsplash/Kimberly Farmer

Cara membuat pantun sebaiknya dilakukan secara bertahap agar setiap bait yang disusun tetap sesuai dengan struktur, rima, dan jumlah suku kata yang menjadi ciri khas pantun.

Dengan mengikuti urutan yang tepat, proses menyusun pantun akan terasa lebih terarah sehingga pesan yang ingin disampaikan dapat tersusun secara jelas.

Selain itu, setiap bagian pantun, mulai dari sampiran hingga isi, dapat saling melengkapi dan menghasilkan susunan yang enak dibaca.

Oleh sebab itu, penting untuk memperhatikan setiap langkah berikut agar pantun yang dibuat tetap mengikuti kaidah yang benar.

Berikut cara membuat pantun yang sebagaimana dikutip dari laman gurupintar.ut.ac.id:

  • Tentukan tema terlebih dahulu. Tentukan pesan yang ingin disampaikan, misalnya tentang nasihat, cinta, jenaka, atau teka-teki. Tema akan menjadi dasar dalam menyusun isi pantun sehingga pembahasannya tetap terarah.

  • Susun bagian isi terlebih dahulu. Buat baris ketiga dan keempat sebagai inti pantun. Pastikan kedua baris tersebut memuat pesan utama yang ingin disampaikan dengan jelas.

  • Perhatikan rima pada akhir baris. Pilih kata-kata di akhir baris ketiga dan keempat yang membentuk pola rima silang atau a-b-a-b. Keselarasan rima akan membuat pantun terdengar lebih indah saat dibaca.

  • Buat bagian sampiran. Setelah isi selesai, susun baris pertama dan kedua sebagai sampiran. Bagian ini tidak harus berkaitan langsung dengan isi, tetapi jumlah suku kata dan bunyi akhir setiap baris harus sesuai dengan pola rima yang telah ditentukan.

  • Periksa jumlah suku kata. Pastikan setiap baris terdiri atas 8 hingga 12 suku kata agar irama pantun tetap seimbang, nyaman dibaca, dan sesuai dengan kaidah pantun.

Itulah cara membuat pantun. (DANI)

Baca juga: Cara Cek Kuota Telkomsel via SMS dan Alternatif Lainnya