Cerita Isra Mi'raj dan Teladan yang dapat Dijadikan Pelajaran Hidup
Membagikan informasi dari berbagai topik.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Isra Mi’raj adalah peristiwa luar biasa dalam sejarah umat Islam yang dialami oleh Nabi Muhammad saw. Dalam satu malam, Nabi melakukan perjalanan spiritual yang di kemudian hari dikenal dengan cerita Isra Mi'raj.
Perjalanan ini berlangsung dari Masjidil Haram di Mekkah ke Masjidil Al-Aqsa di Yerusalem (Isra), dan kemudian naik ke langit sampai mencapai Sidratul Muntaha untuk bertemu langsung dengan Allah Swt (Al-Isra: 1).
Cerita Isra Mi'raj Nabi Muhammad saw
Cerita Isra Mi'raj adalah titik penting dalam sejarah Islam karena di dalamnya mengandung kisah, tuntunan, dan teladan hidup yang relevan hingga kini. Secara garis besar, cerita seputar peristiwa Isra Miraj menggambarkan bagaimana Nabi Muhammad saw melakukan perjalanan malam hari yang penuh makna.
Isra adalah perjalanan dari Masjidil Haram ke Masjidil Al-Aqsa, sedangkan Mi’raj adalah kenaikan Nabi ke langit sampai Sidratul Muntaha untuk menerima perintah salat lima waktu.
Berbagai literatur ilmiah menyebut bahwa peristiwa ini termasuk dalam narasi sejarah yang memiliki nilai karakter mendalam. Dalam kajian pendidikan karakter, peristiwa Isra Mi’raj dipandang sebagai sumber teladan bagi umat Islam untuk membentuk nilai spiritual dan sosial dalam kehidupan sehari-hari.
Contohnya, hikmah dari peristiwa Isra’ Mi’raj mengajarkan keteguhan iman, kesabaran dalam menghadapi ujian, dan pentingnya menjaga ritual ibadah seperti salat sebagai tiang agama.
Dikutip dari Jurnal Nilai-nilai Karakter Peristiwa Isra Mi'raj dalam Pendidikan Agama Islam di Indonesia, Fungki Febiantoni, 2022, para pendidik di sekolah juga sering menggunakan cerita Isra Mi’raj sebagai sarana pendidikan karakter di sekolah dan pengajian untuk menanamkan nilai-nilai luhur pada peserta didik.
Adanya kajian jurnal pendidikan Islam juga menegaskan bahwa kisah ini mengandung nilai seperti ketaatan, kedisiplinan, kepemimpinan, keteladanan, pengendalian diri, dan cinta kasih kepada sesama umat manusia. Nilai-nilai tersebut sangat penting untuk membentuk generasi berakhlak mulia di tengah perubahan zaman.
Teladan hidup yang dapat dipetik dari Isra Mi’raj sangat relevan dengan kehidupan modern saat ini. Umat Islam diajak untuk selalu meningkatkan kualitas ibadah, memperkuat keimanan saat menghadapi tantangan, serta menjadi pribadi yang bijak dan berakhlak mulia.
Cerita Isra Mi’raj adalah kisah perjalanan spiritual, sekaligus refleksi nilai kehidupan yang dapat menginspirasi setiap umat manusia untuk terus berbuat baik dan bermakna dalam kehidupan ini. (Win)
Baca juga: Manfaat Sholat Tahajud untuk Ketenangan Hati dan Pikiran