Contoh Penerapan Sila ke 1 di Sekolah yang Bisa Dilakukan Pelajar
Membagikan informasi dari berbagai topik.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pancasila yang pertama berbunyi “Ketuhanan Yang Maha Esa”. Pancasila menjadi dasar negara Republik Indonesia yang menjadi pedoman termasuk di lingkungan sekolah. Sehingga siswa perlu memahami contoh penerapan sila ke 1 di sekolah.
Dalam UUD 1945 Pasal 29 ayat 1 dan 2 dinyatakan bahwa (1) Negara berdasar atas Ketuhanan Yang Maha Esa dan (2) Negara menjamin kebebasan setiap warga negara untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk menjalankan agamanya atau keyakinan.
Redaksi tersebut memuat landasan filosofis Negara Kesatuan Republik Indonesia, yaitu sila pertama Pancasila. Sepatutnya sebagai pelajar memahami butir dan nilai Pancasila untuk diterapkan dalam kehidupan nyata seperti di lingkungan sekolah.
Contoh Penerapan Sila ke 1 di Sekolah oleh Siswa dan Guru
Sebelum memahami contoh penerapan sila ke 1 di sekolah, siswa wajib menghapal Pancasila yang terdiri dari lima prinsip. Kelima prinsip utama tersebut adalah:
Ketuhanan Yang Maha Esa
Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
Persatuan Indonesia
Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan
Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Kelima asas tersebut adalah pedoman pembangunan bangsa Indonesia dan memberikan kerangka bagi terciptanya kehidupan masyarakat yang adil dan beradab.
Setiap prinsip memiliki pedoman penerapannya masing-masing. Nilai dan makna di dalamnya dapat diterapkan dalam kehidupan nyata termasuk di lingkungan sekolah atau kelas.
Mengutip tulisan Bambang Niko Pasla di halaman pasla.jambiprov.go.id, prinsip “Ketuhanan Yang Maha Esa” dalam Pancasila yang bisa diterapkan siswa di sekolah atau di kelas yaitu:
Menghormati semua teman di sekolah dan guru yang berbeda agama.
Menunjukkan sikap toleransi kepada semua warga sekolah.
Selalu menjaga hubungan baik dengan warga sekolah yang berbeda agama atau keyakinan.
Mempraktikkan perintah agama masing-masing.
Tidak menjadikan perbedaan agama dan latar belakang sebagai penghalang persahabatan.
Menghormati dan menghargai hari raya keagamaan teman satu sekolah yang berbeda agama.
Itulah beberapa contoh contoh penerapan sila ke 1 di sekolah. Contoh di atas masih belum seberapa, masih ada banyak lagi kajian yang bisa memperluas pemahaman siswa. Semua itu demi menciptakan kehidupan di sekolah yang harmonis dan inklusif. (Win)
Baca juga: Warna Bintang pada Sila Pertama Pancasila adalah Apa? Ini Makna di Baliknya