Definisi Perkembangan Makhluk Hidup dalam Ilmu Biologi
Membagikan informasi dari berbagai topik.
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam ilmu Biologi atau IPA sering dijelaskan mengenai ciri makhluk hidup termasuk penjelasan definisi perkembangan makhluk hidup adalah proses menuju dewasda.
Perlu diketahui makhluk hidup yang ada di muka bumi ini selalu mengalami perubahan dari waktu ke waktu. Salah satu ciri yang membedakannya dengan benda mati adalah tumbuh berkembang.
Perkembangan Makhluk Hidup adalah Proses Perubahan Fungsional
Perkembangan makhluk hidup adalah proses perubahan yang bisa terlihat dari ukuran tubuh yang bisa bertambah dan kematangan fungsional makhluk tersebut.
Selain itu juga kemampuan makhluk hidup yang terlihat semakin berkembang, serta fungsi tubuh yang mulai berjalan secara sempurna.
Mengutip buku Konsep Dasar IPA Indah Pratiwi, S.Pd., M.Pd., Raysyah Putri S.Pd., M.Pd., (2025:189), perkembangan adalah proses menuju kematangan, baik secara fisik maupun fungsional.
Tidak hanya manusia, hewan dan tumbuhan pun mengalami perkembangan sejak awal kehidupan mereka.
Seorang bayi manusia tidak langsung bisa berjalan atau berbicara, melainkan membutuhkan waktu untuk belajar dan tumbuh secara bertahap.
Begitu pula dengan anak kucing, yang pada awalnya hanya menyusu, lalu belajar berjalan, berburu, dan akhirnya menjadi kucing dewasa.
Perkembangan merupakan suatu proses yang berkenaan dengan terjadinya perubahan-perubahan progresif yang berlangsung di dalam sel, jaringan, organ, atau organisme selama rentang hidupnya.
Dengan kata lain, perkembangan merupakan proses transformasi dari suatu keadaan, susunan, atau fungsi ke keadaan, susunan atau fungsi yang lain yang berlangsung secara progresif dan relatif permanen.
Misalnya perkembangan telur katak menjadi katak dewasa, perkecambahan biji, regenerasi anggota tubuh yang diamputasi pada salamander atau perkembangan larva menjadi kupu-kupu (Spratt, 1976).
Perkembangan individu baru yang telah dilahirkan atau ditetaskan tidak berhenti sampai disitu. Sejumlah sel-sel yang menyusun tubuh individu setiap saat mati, misalnya sel-sel kulit dan sel-sel darah.
Sel-sel yang mati perlu diganti agar keseimbangan fungsi tubuh tetap berlangsung. Pada hewan tertentu, terkadang bagian tubuhnya mengalami kerusakan atau hilang karena suatu sebab.
Bagian tubuh yang rusak atau hilang perlu dibentuk kembali melalui suatu proses yang dinamakan regenerasi. Peristiwa ini dapat dijumpai misalnya pada lengan bintang laut atau pada ekor cicak.
Selain itu, sejumlah organisme pada saat ditetaskan memiliki bentuk dan fungsi yang masih berbeda dengan individu dewasanya.
Organisme-organisme yang demikian masih memerlukan suatu proses perkembangan yang spesifik agar bentuk dan fungsi individu yang baru tersebut menyerupai individu dewasanya.
Demikian tadi penjelasan mengenai definisi perkembangan makhluk hidup yang biasa diajarkan dalam ilmu Biologi. Definisi di atas dapat menjadi dasar pengetahuan sebelum membahas materi lainnya.
(NOV)
Baca juga: Makhluk Hidup yang Memakan Makhluk Hidup Lainnya, Ini Hukum Rantai Makanan