Di Mana Terjadinya Penyerapan Sari-Sari Makanan? Ini Jawabannya
Membagikan informasi dari berbagai topik.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Penyerapan sari-sari makanan terjadi di mana menjadi pertanyaan yang sering muncul saat mempelajari sistem pencernaan manusia.
Setiap hari, tubuh menerima berbagai jenis makanan, mulai dari nasi, sayuran, buah-buahan, hingga lauk-pauk yang mengandung zat gizi penting.
Namun, makanan yang dikonsumsi tidak bisa langsung dimanfaatkan oleh tubuh begitu saja.
Penyerapan Sari-Sari Makanan Terjadi di Usus Halus, Simak Pembahasannya!
Penyerapan sari-sari makanan terjadi di mana? Dikutip dari YouTube SISI TERANG, jawabannya adalah di usus halus, terutama pada bagian jejunum atau usus kosong dan ileum atau usus penyerapan.
Organ ini berperan penting dalam sistem pencernaan karena menjadi tempat tubuh menyerap berbagai zat gizi dari makanan yang telah dicerna.
Zat gizi tersebut kemudian disalurkan agar dapat dimanfaatkan untuk mendukung pertumbuhan, menghasilkan energi, dan menjaga fungsi tubuh.
Usus halus terdiri atas tiga bagian, yaitu duodenum, jejunum, dan ileum. Meskipun ketiganya saling berhubungan, setiap bagian memiliki fungsi yang berbeda dalam proses pencernaan.
Duodenum atau usus dua belas jari merupakan bagian pertama yang menerima makanan dari lambung. Di bagian ini, makanan bercampur dengan enzim pencernaan dan cairan empedu sehingga proses penguraian zat makanan dapat berlangsung lebih lanjut.
Jejunum atau usus kosong merupakan bagian usus halus yang aktif menyerap berbagai zat gizi. Karbohidrat yang telah diuraikan menjadi glukosa, protein yang dipecah menjadi asam amino, serta vitamin dan mineral diserap melalui dinding usus.
Sebagian besar zat gizi tersebut kemudian masuk ke pembuluh darah untuk diedarkan ke seluruh tubuh.
Sementara itu, ileum atau usus penyerapan merupakan bagian terakhir dari usus halus. Bagian ini membantu menyerap zat gizi yang belum terserap secara optimal pada bagian sebelumnya. Salah satu zat yang diserap di ileum adalah vitamin B12.
Selain itu, ileum juga berperan dalam penyerapan kembali garam empedu yang dapat digunakan dalam proses pencernaan berikutnya.
Proses penyerapan sari-sari makanan didukung oleh struktur dinding usus halus yang memiliki tonjolan kecil bernama vili.
Pada permukaan vili terdapat mikrovili yang membantu memperluas area penyerapan. Dengan permukaan yang luas, usus halus dapat menyerap zat gizi secara efektif.
Setelah makanan dicerna menjadi bentuk yang lebih sederhana, setiap zat gizi akan melalui jalur penyerapan yang sesuai.
Glukosa dan asam amino masuk ke pembuluh darah, sedangkan asam lemak dan gliserol diserap melalui pembuluh limfa atau pembuluh kil. Selanjutnya, zat-zat tersebut diangkut untuk diproses dan dimanfaatkan oleh tubuh manusia.
Ttempat utama penyerapan sari-sari makanan adalah usus halus, khususnya jejunum dan ileum. Kedua bagian tersebut membantu memastikan zat gizi dari makanan dapat diserap dan disalurkan sesuai kebutuhan tubuh. (RAHMA)
Baca juga: 5 Contoh Soal Persamaan Garis Singgung Lingkaran untuk Belajar Mandiri