Konten dari Pengguna

Doa agar Hujan Berhenti Menurut Ajaran Islam

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Doa agar Hujan Berhenti. Foto: Unsplash/ Masjid MABA
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Doa agar Hujan Berhenti. Foto: Unsplash/ Masjid MABA

Doa agar hujan berhenti dapat dipanjatkan umat Islam ketika kondisi cuaca dirasa kurang mendukung. Hujan yang diturunkan oleh Allah Swt bukan sekadar fenomena alam, melainkan rahmat, wujud kasih sayang, serta bukti kekuasaan-Nya bagi seluruh makhluk.

Namun, hujan yang turun terus-menerus terkadang membuat aktivitas di luar rumah tertunda dan menimbulkan kekhawatiran, terutama jika disertai angin kencang atau berpotensi menyebabkan banjir. Sebagai umat Islam, memohon pertolongan dan perlindungan kepada Allah Swt dapat dilakukan melalui doa.

Doa agar Hujan Berhenti yang Dapat dibaca

Ilustrasi Doa agar Hujan Berhenti. Foto: Unsplash/ Masjid Pogung Dalangan

Berikut adalah doa agar hujan berhenti atau reda yang dapat dibaca ketika hujan turun sangat deras dan dikhawatirkan menimbulkan bahaya, dikutip dari Ebook Kumpulan Doa dalam Al Quran dan Hadits, Mahrus Ali, (2010: 109), dan laman islam.nu.or.id.

Bacaan doa dalam bahasa Arab:

اللَّهُمَّ حَوَالَيْنَا وَلَا عَلَيْنَا، اللَّهُمَّ عَلَى الْآكَامِ وَالْجِبَالِ وَالظِّرَابِ وَبُطُونِ الْأَوْدِيَةِ وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ

Bacaan latin:

Allâhumma ḫawâlainâ wa lâ ‘alainâ. Allâhumma ‘alal âkâmi wal jibâli, wadh dhirâbi, wa buthûnil awdiyati, wa manâbitisy syajari.

Terjemahan:

“Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami (memberkahi), bukan di atas kami (memudaratkan). Ya Allah, turunkanlah hujan ke dataran tinggi, gunung-gunung, bukit-bukit, perut lembah, dan tempat tumbuh pohon.”

Berdoa merupakan salah satu bentuk ibadah dan cara umat Islam memohon pertolongan kepada Allah Swt. Melalui doa, seorang muslim dapat menyampaikan harapan, memohon perlindungan, serta meminta kebaikan dalam menghadapi berbagai keadaan. Berdoa juga menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt dan menumbuhkan sikap tawakal dalam menjalani kehidupan.

Ketika hujan turun sangat deras, doa dapat dipanjatkan untuk memohon agar hujan membawa manfaat dan tidak menimbulkan bahaya. Selain itu, berdoa dapat mengingatkan manusia untuk senantiasa bersyukur atas nikmat yang diberikan Allah Swt bersabar menghadapi keadaan, serta menyadari keterbatasan manusia di hadapan kekuasaan-Nya.

Hujan dalam Pandangan Islam

Dalam Islam, hujan merupakan rahmat Allah Swt sekaligus tanda kebesaran-Nya dalam mengatur alam. Air hujan berperan penting dalam menjaga keberlangsungan kehidupan manusia, hewan, dan tumbuhan. Hujan membantu menyuburkan tanah, menumbuhkan tanaman, serta menyediakan air yang dibutuhkan oleh berbagai makhluk hidup.

Allah SSwt juga menjelaskan manfaat air hujan dalam Al-Qur'an surah An-Naml ayat 60. Ayat tersebut menerangkan bahwa Allah menurunkan air dari langit, kemudian menumbuhkan kebun-kebun yang indah. Hal ini menunjukkan bahwa hujan memiliki peran penting bagi kehidupan sekaligus menjadi pengingat atas kekuasaan Allah Swt.

Meskipun membawa banyak manfaat, hujan yang turun berlebihan terkadang dapat menyebabkan banjir, tanah longsor, dan gangguan aktivitas masyarakat. Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan untuk mensyukuri turunnya hujan, memohon agar hujan membawa keberkahan, serta berdoa memohon perlindungan ketika cuaca menimbulkan kekhawatiran. Sikap tersebut perlu disertai dengan ikhtiar nyata, seperti menjaga lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana.

Itulah doa agar hujan berhenti yang dapat diamalkan umat Islam ketika hujan turun deras. Selain memanjatkan doa, umat Islam hendaknya tetap bersyukur atas hujan sebagai rahmat Allah Swt serta memohon perlindungan dan keberkahan-Nya. (Idaf)

Baca juga: Cara Berdoa untuk Orang yang Sudah Meninggal dan Hikmah di Baliknya