Energi yang Tersimpan pada Suatu Benda dan Contohnya dalam Kehidupan Sehari-hari
Membagikan informasi dari berbagai topik.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Energi yang tersimpan pada suatu benda disebut sebagai salah satu konsep penting dalam mempelajari ilmu fisika. Konsep ini dapat ditemukan dalam berbagai peristiwa yang terjadi di sekitar, baik di rumah, di sekolah, maupun di lingkungan lainnya.
Mempelajari ilmu ini bisa menjadi lebih paham bagaimana suatu benda menyimpan energi dan bagaimana energi tersebut dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari.
Energi yang Tersimpan pada Suatu Benda yang Ditemukan di Sekitar
Dikutip dari Buku Energi dan Perubahannya Untuk Guru SD oleh Drs. Kandi, M.A., dkk (2012) energi yang tersimpan pada suatu benda disebut energi potensial. Energi ini dapat dimiliki oleh benda karena posisi, keadaan, atau kedudukannya.
Dalam kehidupan sehari-hari, energi potensial sering ditemukan di sekitar, meskipun terkadang keberadaannya tidak disadari.
Contohnya dapat dilihat pada buah yang masih menggantung di pohon, pegas yang ditekan, hingga karet ketapel yang ditarik sebelum digunakan.
Energi potensial memiliki beberapa jenis, di antaranya energi potensial gravitasi, energi potensial pegas, dan energi potensial listrik. Setiap jenis memiliki karakteristik yang berbeda, bergantung pada keadaan benda yang menyimpan energi tersebut.
Berikut penjelasan mengenai energi potensial gravitasi dan energi potensial pegas beserta contohnya.
1. Energi Potensial Gravitasi
Energi potensial gravitasi adalah energi yang dimiliki suatu benda karena posisinya berada pada ketinggian tertentu dari permukaan acuan. Semakin tinggi posisi benda, semakin besar energi potensial gravitasinya, jika massa benda dan kondisi gravitasi tetap sama.
Energi ini berkaitan dengan gaya gravitasi bumi yang menarik benda ke arah bawah. Contoh dalam kehidupan sehari-hari:
Buah kelapa di atas pohon mempunyai energi potensial gravitasi karena berada pada ketinggian tertentu. Ketika buah tersebut jatuh, energi potensialnya berubah menjadi energi kinetik.
Bola yang dilempar ke atas, saat bola bergerak naik ketinggiannya bertambah sehingga energi potensial gravitasinya juga meningkat. Energi potensialnya mencapai nilai tertinggi ketika bola berada di titik tertinggi lintasannya.
2. Energi Potensial Pegas
Energi potensial pegas merupakan energi yang tersimpan pada benda elastis ketika mengalami perubahan bentuk akibat ditekan, diregangkan, atau ditarik.
Benda tersebut dapat kembali mendekati bentuk semula ketika gaya yang diberikan dilepaskan, selama batas elastisnya tidak terlampaui. Contoh dalam kehidupan sehari-hari:
Busur panah yang ditarik. Ketika tali busur ditarik, energi tersimpan pada busur yang mengalami perubahan bentuk. Energi tersebut membantu melontarkan anak panah saat dilepaskan.
Karet ketapel yang diregangkan. Karet menyimpan energi ketika ditarik dan melepaskannya untuk melontarkan batu kecil atau benda lainnya.
Pegas yang ditekan atau direnggangkan. Pegas pada beberapa alat dapat menyimpan energi saat bentuknya berubah, kemudian melepaskan energi ketika kembali ke posisi semula.
Dengan memahami energi yang tersimpan pada suatu benda dan contohnya, masyarakat dapat mengetahui bahwa benda-benda sederhana di sekitar ternyata mampu menyimpan energi yang dapat dimanfaatkan dalam berbagai kegiatan sehari-hari. (shr)
Baca juga: Apa Gerakan Olahraga Melempar Bola seperti Lembing? Simak di Sini