Gratuity adalah Apa? Ini Arti dan Penggunaannya
Membagikan informasi dari berbagai topik.
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Istilah gratuity adalah apa? Pertanyaan ini berkaitan dengan pemberian sejumlah uang yang diberikan secara sukarela dalam konteks layanan atau pekerjaan tertentu.
Maknanya dapat berbeda sesuai situasi, negara, serta aturan yang berlaku di tempat pemberian tersebut dilakukan.
Gratuity adalah Uang Jasa
Dikutip dari gocardless.com, gratuity adalah pemberian uang secara sukarela kepada seseorang sebagai bentuk penghargaan atas layanan yang diberikan atau sesuatu yang berada di luar kewajiban utama.
Dalam konteks pelayanan, istilah ini umumnya memiliki arti yang serupa dengan tip atau uang tip yang diberikan kepada pelayan, staf hotel, pengemudi, maupun pekerja jasa lainnya.
Jumlah gratuity tidak memiliki nilai tunggal yang berlaku di semua tempat. Besarannya dapat dipengaruhi kebiasaan setempat, kualitas pelayanan, jenis layanan, serta keputusan pihak yang memberikan uang tersebut.
Di sejumlah negara Barat, pemberian tip sekitar 10 hingga 20 persen dari total tagihan dikenal sebagai kisaran yang lazim, sedangkan negara lain dapat menerapkan nominal lebih rendah atau tidak memiliki kebiasaan tipping.
Pemberian gratuity juga dapat berkaitan dengan service charge pada tagihan. Service charge biasanya ditambahkan oleh bisnis sebagai biaya pelayanan dan tidak selalu diberikan langsung kepada pekerja yang melayani pelanggan.
Sebagian dana tersebut dapat digunakan untuk kebutuhan operasional, biaya administrasi, atau mekanisme pembagian tertentu yang ditetapkan oleh perusahaan.
Alasan seseorang memberikan gratuity juga beragam. Uang tersebut dapat diberikan karena pelayanan dinilai sangat baik, sebagai tambahan pendapatan bagi pekerja jasa, atau karena adanya kebiasaan sosial di negara tertentu.
Ada pula situasi ketika seseorang memberikan tip karena merasa hal tersebut merupakan bagian dari etika saat menerima layanan.
Istilah gratuity tidak hanya digunakan dalam konteks restoran atau jasa. Dalam dunia ketenagakerjaan, terdapat pula istilah gratuity yang merujuk pada pembayaran dari pemberi kerja kepada karyawan, terutama ketika hubungan kerja berakhir atau saat pekerja memasuki masa pensiun. Aturan mengenai pembayaran tersebut berbeda-beda di setiap negara.
Di India, misalnya, pembayaran gratuity kepada pekerja dapat diwajibkan secara hukum apabila persyaratan tertentu terpenuhi.
Salah satu ketentuan yang disebutkan dalam sumber adalah masa kerja setidaknya lima tahun pada organisasi yang bersangkutan.
Perhitungan untuk skema tersebut juga berbeda dari tip di restoran karena berkaitan dengan masa kerja dan gaji terakhir yang diterima karyawan.
Konsep pemberian uang sebagai penghargaan atas layanan sebenarnya sudah dikenal jauh sebelum istilah gratuity digunakan secara resmi.
Pada abad ke-18, kebiasaan memberikan uang kepada tuan rumah setelah menginap di Inggris kemudian berkembang ke lingkungan kafe dan tempat usaha di London.
Sementara itu, istilah tip telah digunakan lebih dahulu dan berkaitan dengan pemberian sejumlah kecil uang.
Dengan demikian, gratuity dapat merujuk pada tip dalam layanan maupun pembayaran tertentu dalam hubungan kerja.
Gratuity adalah istilah yang maknanya perlu dilihat dari konteks pemberian, pihak yang menerima, serta aturan yang berlaku di wilayah terkait. (Suc)
Baca Juga: Beschikking adalah Keputusan Administratif, Begini Penjelasannya