Konten dari Pengguna

Hal Pertama yang Sebaiknya Mahasiswa Lakukan Setelah Melakukan Registrasi

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi hal pertama yang sebaiknya mahasiswa lakukan setelah melakukan registrasi adalah. Unsplash.com/Lusia Komala Widiastuti
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi hal pertama yang sebaiknya mahasiswa lakukan setelah melakukan registrasi adalah. Unsplash.com/Lusia Komala Widiastuti

Hal pertama yang sebaiknya mahasiswa lakukan setelah melakukan registrasi adalah apa? Pertanyaan ini sangat perlu diperhatikan mahasiswa baru untuk memahami alur registrasi di dunia akademik.

Setelah menyelesaikan registrasi bagi mahasiswa baru, langkah selanjutnya yang harus segera dilakukan adalah mengaktifkan akun akademik. Mahasiswa juga perlu memeriksa kelengkapan data diri dan memastikan status aktif sebelum melanjutkan pengisian Kartu Rencana Studi (KRS).

Perlu diingat, registrasi bukan akhir proses dalam tahap penerimaan mahasiswa baru. Saat dinyatakan resmi sebagai mahasiswa, ada beberapa tahapan administrasi akademik yang wajib diselesaikan agar perkuliahan berjalan lancar.

Aktivasi Akun: Hal Pertama yang Sebaiknya Mahasiswa Lakukan Setelah Melakukan Registrasi

Ilustrasi hal pertama yang sebaiknya mahasiswa lakukan setelah melakukan registrasi adalah. Unsplash.com/Lusia Komala Widiastuti

Hal pertama yang sebaiknya mahasiswa lakukan setelah melakukan registrasi adalah mengaktifkan akun akademik. Hal ini berlaku di hampir semua kampus.

Keterangan tersebut sesuai dengan panduan informasi akademik yang diunggah di situs resmi kampus IPB, Universitas Dian Nuswantoro (UDINUS), Universitas Mulia, dan Universitas Terbuka (UT) Bogor.

Beberapa langkah yang sebaiknya diperhatikan oleh mahasiswa yaitu:

1. Melakukan Aktivasi Akun Mahasiswa dan Email Kampus

Setelah selesai melakukan registrasi, pastikan mahasiswa sudah memperoleh akses ke sistem informasi akademik kampus. Perguruan tinggi pada umumnya menyediakan akun khusus untuk mengakses berbagai layanan akademik.

Misalnya Sistem Informasi Akademik (SIAKAD), Portal mahasiswa, email resmi kampus, sistem pembelajaran daring (LMS), dan informasi jadwal perkuliahan dan pengumuman akademik.

Dalam panduan penerimaan mahasiswa baru Universitas Dian Nuswantoro dijelaskan bahwa setelah pembayaran registrasi dan pengumpulan berkas, mahasiswa akan memperoleh Nomor Induk Mahasiswa (NIM).

Kemudian mahasiswa baru diminta untuk mengaktifkan akun SiAdin dan email mahasiswa sesuai petunjuk yang tersedia.

Dikutip dari panduan.ipb.ac.id, sedangkan di kampus IPB dijelaskan bahwa mahasiswa baru yang sudah menyelesaikan registrasi online dan pembayaran biaya pendidikan, akan mendapatkan username dan password untuk mengakses sistem akademik.

2. Periksa dan Lengkapi Biodata dengan Valid

Setelah berhasil masuk ke portal akademik, langkah selanjutnya yakni memeriksa kelengkapan dan validitas data pribadi.

Data yang perlu diperiksa yaitu nama lengkap sesuai ijazah, tempat dan tanggal lahir, nomor identitas sesuai KTP, alamat tempat tinggal, nomor telepon aktif, alamat email, dan riwayat pendidikan.

Data diri mahasiswa akan digunakan untuk berbagai kepentingan administrasi akademik. Contohnya untuk penerbitan ijazah, transkrip nilai, kartu mahasiswa, dan dokumen akademik lainnya.

3. Memahami Kalender Akademik dan Jadwal Perkuliahan

Setelah akun aktif dan data diri lengkap, mahasiswa harus mempelajari kalender akademik kampus. Kalender akademik adalah pedoman kampus yang isinya jadwal kegiatan pendidikan selama satu semester atau satu tahun akademik.

Hal pertama yang sebaiknya mahasiswa lakukan setelah melakukan registrasi adalah memastikan akun akademik aktif, data pribadi benar, dan proses pengisian KRS selesai sesuai ketentuan kampus. Mahasiswa juga harus mengikuti kalender akademik sesuai kampus masing-masing. (Win)

Baca juga: Musim yang Disebabkan oleh Angin Muson Timur di Indonesia