Kenapa Koin Memiliki Ukuran Berbeda? Cari Tahu Jawabannya di Sini
Membagikan informasi dari berbagai topik.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ada beberapa alasan penting kenapa koin memiliki ukuran berbeda. Dari zaman dahulu hingga kini, koin untuk alat tukar memang ukurannya berbeda-beda.
Tujuan pentingnya adalah memudahkan seseorang membedakan nilai setiap koin yang dimilikinya. Selain itu juga mempermudah proses jual beli.
Beberapa Faktor Kenapa Koin Memiliki Ukuran Berbeda
Dalam buku Mata Uang Sebagai Sumber Sejarah Indonesia, Trigangga (2003:7), dijelaskan bahwa kenapa koin memiliki ukuran berbeda karena beberapa faktor.
Seperti yang telah diketahui, uang koin sering dijadikan sebagai media tukar. Masing-masingnya memiliki nilai yang bermacam-macam.
Lalu, sebenarnya mengapa ukuran koin bisa berbeda-beda? Jika ingin mengetahui penjelasan lengkapnya, silakan simak ulasan di bawah ini:
1. Mudah Membedakan Nilai Berdasarkan Jenis dan Berat Logam
Masyarakat di masa lalu menggunakan koin sebagai alat tukar yang sah. Nilai masing-masing koin dilihat berdasarkan bahan dasar pembuatannya.
Koin yang nilainya paling mahal terbuat dari emas. Sementara nilai koin perak masih di bawah emas.
Mengingat harga emas dan perak mahal di pasaran, koin dengan bahan ini dibuat dengan ukuran lebih kecil dari bahan lainnya, misalnya saja tembaga.
Sementara untuk koin berbahan tembaga, umumnya dibuat dengan ukuran lebih besar agar beratnya pas dengan nilainya.
2. Kemudahan Mengenali
Koin dibuat dengan ukuran besar dan kecil tidak semata-mata hanya sekedar agar indah dilihat saja.
Tujuan lainnya adalah agar mudah dalam mengenali nominal setiap koin yang dimiliki. Apalagi jika sudah hafal nilai koin hanya dengan memperhatikan ukurannya.
Jadi meski tidak melihat dengan jelas nominal koin yang umumnya diukir pada permukaannya, nilainya tetap mudah dikenali.
Kondisi ini memudahkan orang dengan gangguan penglihatan mampu mengambil koin dengan nilai sesuai meski tanpa bantuan orang lain.
3. Mencegah Kecurangan
Koin yang digunakan sebagai alat tukar umumnya didesain dengan garis-garis di pinggirnya. Desain tersebut tentu dibuat dengan tujuan tertentu.
Disebut-sebut tujuannya adalah supaya orang tidak bisa memotong atau mengikis pinggiran koin emas dan perak untuk mencuri serpihan logamnya.
Pasalnya, ketika koin emas dan logam kehilangan serpihannya, maka beratnya juga akan berkurang.
Berdasarkan pembahasan kenapa koin memiliki ukuran berbeda, bisa disimpulkan bahwa tujuan utamanya adalah membedakan nilainya.
Baca juga: Mengapa Uang Memiliki Nomor Seri? Ini Alasannya