Kenapa Kura-kura Berjalan Lambat? Ini Penjelasan Biologinya
Membagikan informasi dari berbagai topik.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kenapa kura-kura berjalan lambat? gerakan hewan ini mudah dikenali karena langkahnya pendek dan dilakukan dengan ritme yang tenang. Saat berpindah tempat, kura-kura tidak menunjukkan gerakan cepat seperti sejumlah hewan darat lainnya.
Kondisi tersebut bukan berarti kura-kura tidak mampu bergerak, melainkan berkaitan dengan bentuk tubuh dan cara tubuhnya menggunakan energi.
Cangkang yang menjadi ciri khasnya juga memiliki pengaruh terhadap kemampuan bergerak. Karena itu, gerakan lambat pada kura-kura merupakan bagian dari karakter biologis yang terbentuk melalui proses adaptasi terhadap lingkungan dan cara hidupnya.
Kenapa Kura-kura Berjalan Lambat dan Tenang?
Kenapa kura-kura berjalan lambat? Dikutip dari laman rri.co.id, salah satu penyebabnya adalah struktur tubuh kura-kura yang berat dan kaku. Cangkang merupakan bagian penting dari kerangka tubuh yang berkaitan dengan tulang rusuk dan tulang belakang.
Struktur tersebut memberikan perlindungan dari berbagai ancaman, tetapi pada saat yang sama membuat tubuh menjadi kurang lentur ketika bergerak. Kura-kura harus membawa cangkangnya setiap kali berjalan sehingga langkah yang dihasilkan cenderung pendek dan tidak cepat.
Bentuk kaki juga memengaruhi cara kura-kura berpindah tempat. Kaki berfungsi untuk menopang tubuh sekaligus menahan beban cangkang. Pada kura-kura darat, kaki umumnya kuat dan kokoh untuk menopang tubuh di permukaan tanah.
Hal ini membantu menjaga keseimbangan, tetapi tidak memberikan kemampuan berlari dengan kecepatan tinggi seperti yang dimiliki beberapa mamalia.
Faktor lain yang berkaitan dengan gerakan kura-kura adalah metabolisme. Kura-kura memiliki metabolisme yang relatif rendah sehingga kebutuhan energinya tidak sebesar hewan yang aktif bergerak.
Kondisi ini membuat kura-kura dapat menjalankan aktivitas dengan penggunaan energi yang lebih hemat. Gerakan perlahan pun sesuai dengan kebutuhan tubuhnya dan tidak memerlukan pengeluaran energi secara besar dalam waktu singkat.
Kura-kura juga memiliki strategi pertahanan yang berbeda. Hewan ini tidak selalu harus mengandalkan kemampuan melarikan diri ketika menghadapi ancaman.
Cangkang berfungsi sebagai pelindung alami yang dapat mengurangi risiko cedera. Pada beberapa jenis, kepala dan anggota tubuh dapat ditarik ke dalam cangkang ketika merasa terancam.
Dengan perlindungan tersebut, kecepatan tinggi bukan menjadi satu-satunya cara untuk bertahan hidup. Gerakan lambat tersebut bukan kekurangan, melainkan bagian dari adaptasi biologis yang memungkinkan kura-kura menjalani kehidupannya dengan stabil dan hemat energi.(Yolan)
Baca juga: Kenapa Burung Berkumpul Sebelum Terbang? Ini Penjelasan yang Jarang Diketahui