Konten dari Pengguna

Lagu Indie adalah Apa? Kenali Ciri dan Karakteristik Musiknya

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi lagu indie adalah. Foto: Unsplash.com/blocks
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi lagu indie adalah. Foto: Unsplash.com/blocks

Musik dengan karakter yang tidak terlalu terikat pada pola arus utama kerap membuat pendengar bertanya, lagu indie adalah apa?

Istilah tersebut dapat merujuk pada cara seorang musisi memproduksi dan merilis karya, tetapi dalam perkembangannya juga digunakan untuk menyebut karakter musik tertentu.

Perubahan makna itu membuat istilah indie memiliki cakupan yang cukup luas dalam dunia musik.

Lagu Indie adalah Karya Musik yang Dibuat dan Diproduksi Mandiri

Ilustrasi lagu indie adalah. Foto: Unsplash.com/Thanos Pal

Dikutip dari avaburge.com, lagu indie adalah karya musik yang pada awalnya berkaitan dengan kata independen, yaitu musik yang dibuat atau dirilis secara mandiri tanpa bergantung pada label rekaman besar.

Konsep tersebut memberi ruang bagi musisi untuk menentukan arah karya, mulai dari proses produksi, penulisan lirik, pemilihan suara, sampai cara musik diperkenalkan kepada pendengar.

Dalam perkembangannya, istilah indie tidak lagi hanya menunjukkan status label atau jalur distribusi, tetapi ikut berkembang sebagai sebutan untuk gaya musik yang berada di luar pola arus utama.

Ciri musik indie tidak dapat ditentukan melalui satu jenis suara saja. Musik dalam kategori ini dapat menggunakan gitar, vokal yang sederhana, produksi yang terdengar mentah, tempo lambat, atau nuansa emosional, tetapi karakter tersebut bukan aturan mutlak.

Ada pula karya indie dengan pendekatan pop, elektronik, lo-fi, bedroom pop, alternative, hingga indie rock. Fleksibilitas tersebut membuat dua lagu yang sama-sama disebut indie bisa mempunyai warna musik yang cukup berbeda.

Perkembangan indie juga berkaitan dengan skena punk dan musik alternatif. Pada akhir 1970-an, sejumlah musisi punk memilih memproduksi serta merilis karya secara mandiri sebagai jalan keluar dari tuntutan label besar.

Salah satu contoh yang disebut dalam sumber adalah Buzzcocks melalui album Spiral Scratch, yang dirilis secara mandiri dan bahkan memuat panduan mengenai cara menerbitkan musik sendiri.

Memasuki era 1980-an dan 1990-an, istilah indie semakin dekat dengan musik alternatif dan rock.

Band seperti Sonic Youth, Pavement, The Breeders, dan Bikini Kill kemudian kerap ditempatkan dalam lingkup indie rock, meskipun karakter musik masing-masing tidak sepenuhnya sama.

Unsur yang menghubungkan sejumlah karya tersebut adalah keberanian mengambil pendekatan berbeda dari pola musik arus utama, baik melalui instrumen, lirik, maupun gaya penyampaian.

Saat ini, indie juga memiliki cabang yang dekat dengan pop. Artis seperti Boygenius dan Steve Lacy kerap dikaitkan dengan indie pop, sementara perkembangan media sosial membuat batas antara musisi independen dan pasar utama semakin sulit dibedakan.

Seorang musisi dapat memulai karier melalui produksi mandiri, kemudian memperoleh pendengar dalam skala luas tanpa harus kehilangan label indie yang melekat pada gaya musiknya.

Karena itu, istilah indie lebih tepat dipahami sebagai kategori yang terus berubah daripada satu formula suara.

Suatu lagu dapat disebut indie karena jalur produksinya, karakter musiknya, atau keterkaitannya dengan skena tertentu, sehingga batas kategorinya tidak selalu tegas.

Lagu indie adalah karya musik yang dapat lahir dari proses produksi mandiri sekaligus berkembang menjadi kategori dengan beragam karakter suara. (Shofia)

Baca Juga: Cara Download Lagu di Spotify untuk Didengarkan Offline