Lapisan Atmosfer yang Paling Dekat dengan Permukaan Bumi
Membagikan informasi dari berbagai topik.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Lapisan atmosfer yang paling dekat dengan permukaan bumi adalah? Pembahasan terkait susunan udara yang menyelimuti planet tempat manusia hidup menarik untuk diketahui.
Setiap lapisan memiliki ketinggian, karakteristik suhu, serta fungsi yang berbeda dalam menjaga keseimbangan lingkungan.
Susunan tersebut juga berperan penting dalam melindungi Bumi dari berbagai pengaruh luar angkasa.
Troposfer: Lapisan Atmosfer yang Paling Dekat dengan Permukaan Bumi
Dikutip dari gaw-bariri.bmkg.go.id, lapisan atmosfer yang paling dekat dengan permukaan bumi adalah troposfer. Lapisan ini membentang mulai dari permukaan tanah hingga ketinggian rata-rata sekitar 12 kilometer.
Di wilayah tropis seperti Indonesia, ketebalannya dapat mencapai sekitar 18 kilometer.
Troposfer merupakan lapisan terbawah dari lima lapisan utama atmosfer Bumi. Sebagian besar massa udara dan kandungan uap air terkumpul di bagian ini.
Kondisi tersebut membuat troposfer menjadi tempat berlangsungnya berbagai fenomena cuaca yang memengaruhi kehidupan sehari-hari. Beberapa fenomena alam yang terjadi di troposfer meliputi:
Pembentukan awan: uap air mengalami kondensasi menjadi butiran air atau kristal es yang kemudian membentuk awan.
Turunnya hujan: butiran air di dalam awan bergabung hingga cukup berat untuk jatuh ke permukaan Bumi sebagai hujan.
Pergerakan angin: perbedaan tekanan udara menyebabkan massa udara bergerak dari satu wilayah ke wilayah lainnya.
Terjadinya badai: perubahan suhu, tekanan, dan kelembapan dapat memicu badai serta gangguan cuaca lainnya.
Perubahan suhu: suhu udara umumnya menurun seiring bertambahnya ketinggian, dengan rata-rata sekitar 6,5 derajat Celsius setiap kenaikan satu kilometer.
Troposfer memiliki batas atas yang disebut tropopause. Bagian ini menjadi zona peralihan antara troposfer dan stratosfer.
Ketinggian tropopause tidak selalu sama karena dipengaruhi oleh letak geografis dan kondisi suhu. Wilayah tropis umumnya memiliki tropopause lebih tinggi dibandingkan daerah kutub.
Selain troposfer, terdapat empat lapisan lain yang menyusun atmosfer Bumi. Stratosfer berada di atas troposfer dan memiliki lapisan ozon yang berfungsi menyerap sebagian besar radiasi ultraviolet Matahari.
Selanjutnya, mesosfer menjadi tempat sebagian besar meteoroid terbakar sebelum mencapai permukaan Bumi.
Lapisan berikutnya adalah termosfer yang memiliki suhu sangat tinggi akibat menyerap radiasi Matahari berenergi tinggi. Aurora juga dapat terjadi di wilayah ini.
Paling luar terdapat eksosfer, yaitu lapisan peralihan menuju ruang angkasa dengan kerapatan partikel gas yang sangat rendah.
Kelima lapisan tersebut memiliki peran berbeda dalam melindungi Bumi dan mendukung kehidupan. Troposfer menjadi lapisan yang paling dekat dengan permukaan sekaligus tempat berlangsungnya berbagai proses cuaca yang penting bagi kehidupan.
Dengan demikian, lapisan atmosfer yang paling dekat dengan permukaan Bumi adalah troposfer, tempat berbagai fenomena cuaca berlangsung. Lapisan ini memiliki peran penting dalam mendukung kehidupan dan menjaga keseimbangan lingkungan. (Suc)
Baca Juga: Letak Indonesia secara Geografis di Zona Pertemuan Tiga Lempeng Besar Dunia