Penampang Melintang Akar Dikotil dan Monokotil, Ini Perbedaannya
Membagikan informasi dari berbagai topik.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apa perbedaan penampang melintang akar dikotil dan monokotil? Jika dilihat dari luar, akar dikotil dan monokotil mungkin tampak tidak jauh berbeda. Namun, saat dibuat irisan melintang, keduanya ternyata memiliki susunan jaringan yang berbeda.
Perbedaan ini bisa dilihat dari susunan jaringan yang ada di dalam akar. Supaya tidak bingung saat mempelajarinya, yuk, kenali lebih jauh bagian-bagian akar dari kedua jenis tumbuhan tersebut.
Mengutip jurnal di situs https://journal.stkipsubang.ac.id, tumbuhan dikotil dan monokotil merupakan dua kelompok tumbuhan berbunga yang memiliki perbedaan dalam bentuk dan susunan tulang daun, jenis akar, jumlah keping biji, struktur batang, serta bagian bunga.
Perbedaan Penampang Melintang Akar Dikotil dan Monokotil
Perbedaan penampang melintang akar dikotil dan monokotil dapat dilihat dari susunan jaringan penyusunnya, terutama pada bagian xilem, floem, empulur, kambium, dan perisikel.
Akar monokotil umumnya memiliki empulur di bagian tengah, tidak mempunyai kambium, serta jumlah lengan protoxilem lebih dari 12.
Sementara itu, akar dikotil biasanya tidak memiliki empulur di bagian tengah, mempunyai kambium, dan jumlah lengan xilemnnya berkisar antara 2 hingga 6.
Susunan xilem dan floem pada kedua jenis akar tersebut juga berbeda, sehingga dapat dikenali melalui pengamatan menggunakan mikroskop.
Ciri-Ciri Penampang Melintang Akar Dikotil dan Monokotil
Selain susunan jaringan pembuluh, terdapat beberapa karakteristik anatomi lain yang membedakan akar kedua kelompok tumbuhan tersebut.
Pada akar monokotil, perisikel tersusun atas beberapa lapisan sel berdinding tebal, sedangkan pada akar dikotil umumnya hanya terdiri atas satu lapisan sel. Perisikel pada keduanya berperan dalam pembentukan cabang akar.
Perbedaan juga terlihat pada bagian ujung akar. Batas antara ujung akar dan kaliptra atau tudung akar pada monokotil dapat dibedakan dengan jelas. Sebaliknya, batas kedua bagian tersebut pada akar dikotil cenderung tidak terlihat secara tegas.
Dari segi sistem perakaran, tumbuhan monokotil umumnya mempunyai akar serabut yang tumbuh menyebar dari pangkal batang.
Sementara itu, tumbuhan dikotil biasanya memiliki akar tunggang dengan satu akar utama yang berkembang dan menghasilkan cabang-cabang akar berukuran lebih kecil.
Perbedaan Bagian Tumbuhan Monokotil dan Dikotil Lainnya
Tidak hanya pada akar, tumbuhan monokotil dan dikotil juga mempunyai perbedaan pada daun, batang, dan bunga. Setiap bagian tersebut memiliki karakteristik tersendiri yang dapat digunakan untuk mengenali kedua kelompok tumbuhan.
1. Bentuk dan Susunan Daun
Daun tumbuhan monokotil umumnya memiliki tulang daun yang tersusun sejajar, sedangkan daun dikotil mempunyai pola pertulangan menyirip atau menjari yang membentuk jaringan seperti jala. Perbedaan juga dapat diamati pada susunan stomata.
Pada monokotil, stomata umumnya ditemukan pada kedua permukaan daun dan tersusun lebih teratur. Sementara itu, pada beberapa tumbuhan dikotil, stomata lebih banyak di permukaan bawah daun dengan susunan yang cenderung tidak beraturan.
2. Struktur Batang
Batang berfungsi menopang tubuh tumbuhan sekaligus membantu daun memperoleh cahaya matahari untuk proses fotosintesis.
Pada tumbuhan monokotil, berkas pembuluh yang terdiri atas xilem dan floem tersebar di seluruh jaringan batang. Sebaliknya, berkas pembuluh pada batang dikotil tersusun membentuk lingkaran.
Perbedaan lainnya terletak pada keberadaan kambium. Batang monokotil umumnya tidak memiliki kambium sehingga pertumbuhan diameter sekundernya terbatas.
Sementara itu, batang dikotil memiliki kambium yang memungkinkan terjadinya pertumbuhan sekunder dan penambahan ukuran diameter batang.
3. Susunan Bagian Bunga
Karakteristik bunga juga dapat digunakan untuk membedakan tumbuhan monokotil dan dikotil. Bunga pada tumbuhan monokotil umumnya memiliki bagian-bagian yang berjumlah tiga atau kelipatannya.
Adapun bunga tumbuhan dikotil biasanya mempunyai bagian berjumlah empat atau lima, maupun kelipatan dari angka tersebut.
Demikian, perbedaan tumbuhan monokotil dan dikotil dapat dikenali melalui struktur akar, daun, batang, hingga bunganya. Pengamatan terhadap bagian-bagian tersebut dapat membantu memahami ciri anatomi dan morfologi kedua kelompok tumbuhan. (Fikah)
Baca juga: Daya Angkut Air yang Disebabkan oleh Transpirasi pada Tumbuhan