Konten dari Pengguna

Perbandingan Jarak pada Peta dengan Jarak Sebenarnya yang Perlu Dipahami

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Perbandingan jarak pada peta dengan jarak sebenarnya. Foto: Unsplash.com/Denise Jans
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Perbandingan jarak pada peta dengan jarak sebenarnya. Foto: Unsplash.com/Denise Jans

Peta digunakan untuk menunjukkan lokasi suatu tempat dalam bentuk gambar yang lebih kecil daripada keadaan sebenarnya. Lalu, perbandingan jarak pada peta dengan jarak sebenarnya disebut apa?

Hal ini perlu dipahami sebagai bagian dari materi skala dalam pelajaran matematika dan geografi.

Ketika membaca peta, diperlukan kemampuan memahami simbol, arah, dan ukuran agar letak suatu wilayah dapat diketahui dengan tepat.

Skala: Perbandingan Jarak pada Peta dengan Jarak Sebenarnya

Ilustrasi Perbandingan jarak pada peta dengan jarak sebenarnya. Foto: Unsplash.com/pure julia

Perbandingan jarak pada peta dengan jarak sebenarnya disebut skala peta. Dikutip dari study.com, skala peta adalah perbandingan antara jarak yang ditampilkan pada peta dan jarak sesungguhnya di permukaan bumi.

Skala membantu mengubah ukuran yang terlihat pada peta menjadi ukuran nyata sehingga jarak antarlokasi dapat dihitung.

Biasanya skala ditulis dalam bentuk angka, misalnya 1 : 100.000. Artinya, setiap 1 sentimeter pada peta mewakili 100.000 sentimeter di keadaan sebenarnya.

Jika dikonversi ke satuan yang lebih mudah digunakan, 100.000 sentimeter sama dengan 1 kilometer. Dengan demikian, jarak 1 sentimeter pada peta tersebut setara dengan jarak 1 kilometer di lapangan.

Skala peta dapat ditampilkan dalam beberapa bentuk. Skala angka atau numerik ditulis menggunakan perbandingan, seperti 1 : 50.000.

Skala garis ditampilkan sebagai garis bersegmen yang dilengkapi angka jarak, sedangkan skala verbal dinyatakan melalui kalimat, misalnya 1 sentimeter mewakili 2 kilometer. Ketiganya memiliki fungsi yang sama, tetapi cara membaca dan menggunakannya berbeda.

Untuk menghitung jarak sebenarnya, jarak pada peta dikalikan dengan penyebut skala setelah satuannya disamakan. Sebagai contoh, sebuah peta memiliki skala 1 : 200.000 dan jarak antara dua kota pada peta adalah 4 sentimeter.

Perhitungan jarak sebenarnya adalah 4 × 200.000 = 800.000 sentimeter. Hasil tersebut setara dengan 8 kilometer.

Sebaliknya, jarak pada peta dapat dihitung apabila jarak sebenarnya dan skala sudah diketahui. Rumusnya adalah jarak pada peta sama dengan jarak sebenarnya dibagi penyebut skala, dengan kedua jarak menggunakan satuan yang sama.

Jika jarak sebenarnya antara dua lokasi adalah 6 kilometer dan skala peta 1 : 300.000, jarak pada peta menjadi 600.000 ÷ 300.000 = 2 sentimeter.

Skala juga berguna untuk memperkirakan luas wilayah, merencanakan perjalanan, membaca denah, serta menentukan jarak antartempat yang belum pernah dikunjungi. Skala yang berbeda dapat menunjukkan tingkat detail yang berbeda pula.

Peta berskala besar biasanya menampilkan wilayah yang lebih sempit dengan detail lebih banyak, sedangkan peta berskala kecil mencakup wilayah yang lebih luas dengan detail lebih terbatas.

Skala peta umumnya dapat ditemukan di bagian bawah peta, dekat legenda, atau di area yang tidak dipenuhi simbol. Sebelum menghitung jarak, periksa bentuk skala dan pastikan satuan pengukurannya sesuai agar hasil perhitungan tidak keliru.

Dengan memahami cara membaca dan menghitung skala, jarak nyata antara dua lokasi dapat diperkirakan secara lebih tepat.

Oleh karena itu, mengetahui bahwa perbandingan jarak pada peta dengan jarak sebenarnya disebut skala peta membantu dalam mempelajari matematika sekaligus menggunakan peta dalam kehidupan sehari-hari. (Suc)

Baca Juga: Lokasi Absolut Merupakan Lokasi yang Disajikan pada Peta, Ini Penjelasannya