Konten dari Pengguna

Perbedaan Struktur Jaringan dari Kedua Batang pada Tanaman

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi jelaskan perbedaan struktur jaringan dari kedua batang tersebut. Unsplash.com/Malte Michels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi jelaskan perbedaan struktur jaringan dari kedua batang tersebut. Unsplash.com/Malte Michels

Jelaskan perbedaan struktur jaringan dari kedua batang tersebut! Sebagai bagian dari pembahasan organisasi tumbuhan, soal perintah ini adalah komponen yang tak bisa dipisahkan saat evaluasi.

Sebelum mengerjakan soal tersebut, siswa bisa memanfaatkan salah satu fasilitas di Ruang Murid, yaitu Sumber Belajar. Di sini terdapat pembahasan lengkap bertema Struktur dan Fungsi Jaringan Akar, Batang, Daun (Dunia Tumbuhan Bagian 7) untuk SMP/MTs/Paket B/Sederajat Kelas 9.

Perbedaan Struktur Jaringan dari Kedua Batang dengan Aspek Anatomi

Ilustrasi jelaskan perbedaan struktur jaringan dari kedua batang tersebut. Unsplash.com/freddie marriage

Dalam menjawab soal “Jelaskan perbedaan struktur jaringan dari kedua batang tersebut!” siswa bisa membaca penjelasan yang dirangkum dari murid.kemendikdasmen.go.id berikut ini.

Memahami perbedaan struktur pada batang tanaman tak bisa dipisahkan dari berbagai fungsi jaringan pelengkapnya. Semua ini adalah bagian dari organisasi tumbuhan disertai struktur dan masing-masing fungsinya.

1. Struktur dan Fungsi Jaringan Akar Tanaman

Jaringan pada akar tumbuhan memiliki beberapa bagian penting. Utamanya jaringan epidermis, korteks, silinder pusat, meristem apikal, dan tudung akar yang disebut kaliptra. Jaringan meristem apikal berfungsi merangsang pertumbuhan akar.

Tudung akar berperan melindungi sel-sel meristem pada saat membelah diri. Akar tumbuhan tersusun dari epidermis, bagian terluar dari akar yang tersusun rapat dan terdiri atas satu lapisan sel.

Selain itu, korteks yang terdiri dari jaringan parenkim menjalankan fungsinya dalam menyimpan cadangan makanan pada tumbuhan. Bagian paling penting korteks terdapat endodermis.

Pita kaspari pada akar berfungsi untuk mengatur jalannya mineral yang diserap akar untuk diteruskan ke silinder pusat atau stele. Kemudian jaringan pengangkut pada silinder pusat terdiri dari jaringan xilem dan floem.

2. Struktur dan Fungsi Jaringan Batang Tanaman

Pada batang tanaman, jaringan epidermis batang memainkan fungsi untuk melindungi bagian dalam batang dari pengaruh lingkungan sekitar. Di dalamnya, korteks menjadi bagian batang yang tersusun dari jaringan parenkim.

Sedangkan jaringan pengangkut pada batang menjadi kelanjutan dari jaringan pengangkut pada akar. Pada batang tumbuhan dikotil, jaringan pengangkut tersebut tersusun dalam bentuk lingkaran. Pada batang tumbuhan monokotil, jaringan pengangkut tersusun acak atau menyebar.

3. Struktur dan Fungsi Jaringan Daun Tanaman

Jaringan mesofil pada daun adalah jaringan parenkim yang memiliki klorofil. Jaringan ini berfungsi menjadi tempat berlangsungnya fotosintesis. Dilihat dari bentuk selnya, jaringan mesofil terbagi menjadi mesofil palisade dan mesofil spons.

Selanjutnya jaringan xilem daun berfungsi membawa air dan mineral dari batang ke daun. Sedangkan jaringan floem berfungsi membawa hasil fotosintesis dari daun untuk disalurkan ke seluruh bagian tumbuhan.

Dari penjelasan tersebut, terjawab bahwa perbedaan struktur jaringan dari kedua batang monokotil dan batang dikotil ada pada susunan berkas pengangkutnya atau xilem dan floem, serta adanya kambium. Dengan membaca penjelasan lengkap, siswa dapat menjawab berbagai soal pelajaran IPA. (Win)

Baca juga: Perbedaan Antara Sel Prokariotik dan Sel Eukariotik untuk Dipahami