Konten dari Pengguna

Satuan Kalor dalam SI Lengkap dengan Penjelasannya

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Satuan Kalor dalam SI Adalah. Foto: Unsplash/Tra Nguyen
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Satuan Kalor dalam SI Adalah. Foto: Unsplash/Tra Nguyen

Satuan kalor dalam SI adalah joule (J), yaitu satuan energi yang digunakan dalam Sistem Internasional. Kalor merupakan energi yang berpindah dari benda bersuhu lebih tinggi menuju benda bersuhu lebih rendah akibat adanya perbedaan suhu.

Peristiwa ini dapat dijumpai dalam kehidupan sehari-hari, misalnya ketika air dipanaskan di atas kompor atau es batu mencair setelah diletakkan di ruangan terbuka.

Satuan Kalor dalam SI adalah Joule, Satuan Energi

Ilustrasi Satuan Kalor dalam SI Adalah. Foto: Unsplash/Artturi Jalli

Satuan kalor dalam SI adalah apa? Dikutip dari Buku IPA Terpadu: Ilmu Pengetahuan Alam Kurikulum 2013 SMP Kelas VII, Rinawati, Penerbit Pustaka Rumah C1nta, (2025:86), berikut adalah penjelasannya.

Dalam ilmu fisika, kalor tidak sama dengan suhu. Suhu menunjukkan tingkat panas atau dinginnya suatu benda, sedangkan kalor merupakan energi yang berpindah karena perbedaan suhu.

Ketika dua benda dengan suhu berbeda bersentuhan, energi akan mengalir dari benda yang lebih panas ke benda yang lebih dingin hingga tercapai keseimbangan termal, apabila tidak ada pengaruh lain dari lingkungan.

Joule digunakan untuk menyatakan banyaknya energi kalor yang diterima atau dilepaskan suatu benda. Satuan ini juga dipakai untuk mengukur bentuk energi lainnya, seperti energi gerak, energi listrik, dan energi potensial.

Penggunaan satuan yang sama memudahkan perhitungan serta perbandingan energi dalam berbagai peristiwa fisika.

Selain joule, kalor juga kerap dinyatakan dalam kalori (kal). Satu kalori didefinisikan secara konvensional sebagai energi yang diperlukan untuk menaikkan suhu satu gram air sebesar satu derajat Celsius dalam kondisi tertentu.

Dalam konversi yang umum digunakan, 1 kalori setara dengan sekitar 4,184 joule, sedangkan 1 kilokalori (kkal) setara dengan 1.000 kalori atau sekitar 4.184 joule.

Meskipun kalori masih sering dijumpai pada label makanan dan pembahasan energi, joule tetap menjadi satuan baku dalam Sistem Internasional.

Besarnya kalor yang dibutuhkan untuk mengubah suhu suatu benda dipengaruhi oleh massa, kalor jenis bahan, serta perubahan suhu. Hubungan tersebut dapat dihitung menggunakan rumus Q = m × c × ΔT.

Dalam rumus ini, Q menyatakan kalor dalam joule, m adalah massa benda dalam kilogram, c merupakan kalor jenis dalam joule per kilogram derajat Celsius, dan ΔT menunjukkan perubahan suhu.

Sebagai contoh, memanaskan air dengan massa dan kenaikan suhu yang lebih besar umumnya memerlukan energi kalor lebih banyak.

Perhitungan ini membantu menjelaskan berbagai proses pemanasan dan pendinginan, baik dalam percobaan di laboratorium maupun aktivitas rumah tangga.

Dengan demikian, satuan kalor dalam SI adalah joule (J), yang digunakan untuk menyatakan energi kalor dalam perhitungan fisika secara baku. (Dista)

Baca Juga: Besaran Turunan yang Diturunkan dari Besaran Pokok Panjang dan Waktu