Konten dari Pengguna

Suatu Kisah atau Karangan Berdasarkan Ide atau Gagasan, Ini Penjelasannya

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Suatu Kisah atau Karangan Berdasarkan Ide atau Gagasan, Foto:Unsplash/Sixteen Miles Out
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Suatu Kisah atau Karangan Berdasarkan Ide atau Gagasan, Foto:Unsplash/Sixteen Miles Out

Suatu kisah atau karangan berdasarkan ide atau gagasan dapat dijumpai dalam berbagai bentuk tulisan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Misalnya, cerita tentang persahabatan, pengalaman di sekolah, kehidupan keluarga, hingga kisah rekaan yang melibatkan tokoh dan peristiwa imajinatif.

Setiap tulisan memiliki ciri tersendiri, bergantung pada gagasan awal dan cara penulis menyampaikannya.

Cerita Fiksi: Suatu Kisah atau Karangan Berdasarkan Ide atau Gagasan

Ilustrasi Suatu Kisah atau Karangan Berdasarkan Ide atau Gagasan, Foto:Unsplash/Thomas Franke

Suatu kisah atau karangan berdasarkan ide atau gagasan disebut cerita fiksi atau narasi, bergantung pada konteks penggunaannya.

Berdasarkan informasi dari study.com, dalam cerita, terdapat pula tema yang menjadi dasar pengembangan isi karangan.

Ketiga istilah tersebut memiliki pengertian berbeda, meskipun saling berkaitan dalam proses penyusunan cerita.

Cerita fiksi merupakan karangan yang berasal dari khayalan, imajinasi, atau ide pengarang sehingga tidak harus berdasarkan kisah nyata.

Pengarang dapat mengembangkan tokoh, latar, dan berbagai peristiwa sesuai dengan gagasan yang ingin dituangkan dalam tulisan.

Rangkaian kejadian tersebut kemudian disusun menjadi cerita yang memiliki alur. Dengan demikian, cerita fiksi memberikan ruang bagi pengarang untuk mengembangkan imajinasi melalui sebuah karangan.

Sementara itu, narasi adalah pengisahan suatu cerita atau karangan. Narasi menyajikan rangkaian peristiwa yang disusun secara berurutan sehingga membentuk cerita.

Peristiwa yang disampaikan dapat berkaitan dengan pengalaman atau kejadian tertentu. Melalui narasi, pembaca dapat mengikuti jalannya cerita berdasarkan urutan peristiwa yang disajikan dalam tulisan.

Tema adalah ide, gagasan, atau pikiran utama yang menjadi inti dan menjiwai seluruh isi cerita. Tema berfungsi sebagai dasar pengembangan karangan karena berbagai peristiwa yang disajikan berkaitan dengan gagasan utama tersebut.

Dengan adanya tema, cerita memiliki pokok pembahasan yang jelas dan tetap berhubungan dengan ide yang mendasarinya.

Dalam karangan, tema menjadi bagian penting yang membantu menjaga keterkaitan antara satu peristiwa dan peristiwa lainnya.

Pengarang menentukan gagasan utama, kemudian mengembangkannya menjadi cerita melalui rangkaian kejadian yang sesuai.

Tema berbeda dari fiksi dan narasi. Tema merujuk pada gagasan utama, fiksi berkaitan dengan cerita rekaan, sedangkan narasi merupakan pengisahan suatu cerita.

Perbedaan tersebut perlu dipahami agar istilah yang digunakan sesuai dengan maksud pertanyaan.

Apabila pertanyaannya menekankan bentuk kisah atau karangan berdasarkan ide dan gagasan, jawaban dapat mengarah pada cerita fiksi atau narasi sesuai konteks.

Jika yang ditanyakan adalah ide atau gagasan utama yang mendasari sebuah cerita, istilah yang tepat adalah tema. Dengan memahami pengertian ketiganya, unsur dasar dalam sebuah karangan dapat dikenali secara lebih tepat. (DANI)

Baca juga: Storyline adalah Apa? Simak Pengertian dan Fungsinya di Sini