Konten dari Pengguna

Bagaimana Suasana yang Ingin Diciptakan oleh Penyair dalam Suatu Lagu?

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bagaimana suasana yang ingin diciptakan oleh penyair. Foto hanya ilustrasi. Sumber: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Bagaimana suasana yang ingin diciptakan oleh penyair. Foto hanya ilustrasi. Sumber: Pexels

Sebuah syair puisi maupun akan menunjukkan sebuah suasana berdasarkan lirik yang ditulis. Hal ini bergantung dengan sang penyair yang ingin menggambarkan perasaannya. Lantas, bagaimana suasana yang ingin diciptakan oleh penyair saat menciptakan lagu?

Dikutip dari buku Kreativitas Dalam Berpuisi oleh Prof. Dr. Suherli Kusmana, dkk (2024:6), suasana seringkali berhubungan dengan sikap penyair. Seperti halnya terhadap persoalan atau permasalahan yang dialami atau disaksikan kemudian diungkapkan ke dalam puisinya.

Bagaimana Suasana yang Ingin Diciptakan oleh Penyair? Ini Penjelasannya

Bagaimana suasana yang ingin diciptakan oleh penyair. Foto hanya ilustrasi. Sumber: Pexels

Penyair memiliki sikap tertentu yang ditujukan kepada pembacanya, misalnya penyair angkuh, atau rendah hati. Bahkan, mengejek hanya untuk menceritakan sesuatu kepada pembaca.

Lantas, bagaimana suasana yang ingin diciptakan oleh penyair pada sebuah lagu dan puisi? Suasana dibentuk sebenarnya berdasarkan lirik yang ditulis. Mulai dari gembira, bahagia, sedih, haru, gelisah, bimbang, semangat, tenang, pasrah, khusyuk, sepi, dan bimbang.

Suasana yang diciptakan pada sebuah syair bergantung pada tujuan penyair. Beberapa penyair menulis syair dengan makna yang mendalam untuk menyampaikan sebuah pesan.

Banyak suasana yang dihadirkan penyair dalam sebuah lagu, maupun puisi. Berikut ini beberapa cara untuk menggambarkan sebuah suasana dalam sebuah karya.

1. Menulis Apa yang Dirasakan

Langkah pertama adalah menulis apa yang dirasakan secara fisik. Hal ini akan mempermudah pendengar atau pembaca memahami perasaaan yang ingin disampaikan.

Contohnya, "hatinya serasa ditusuk seribu jarum". Cara ini akan lebih nyata, sehingga pendengar atau pembaca dapat merasakan emosi yang sama sesuai harapan penyair.

2. Kombinasikan Latar Suasana dengan Latar Tempat & Waktu

Sebuah karya baik lagu maupun puisi akan dapat memanfaatkan latar tempat dan waktu untuk menggambarkan sebuah suasana. Seperti halnya latar waktu "langit cerah di siang hari". Maka suasana yang dirasakan adalah hari yang ceria.

3. Gunakan Kata-Kata yang Berhubungan dengan Suasana Tersebut

Cara terakhir adalah dengan menggunakan kata yang berhubungan dengan suasana tertentu. Misalnya, kata cerah, pelangi, kuning, merupakan kata yang berhubungan dengan suasana menyenangkan.

Itulah jawaban bagaimana suasana yang ingin diciptakan oleh penyair saat menciptakan lagu maupun puisi. Selain itu, terdapat beberapa cara yang dilakukan untuk menciptakan sebuah suasana dalam karya seperti penjelasan di atas. (NUM)

Baca Juga: Bagaimanakah Perasaan Penyair yang Dituangkan dalam Puisi Aku Ingin?