Konten dari Pengguna

Mengapa Harus Bertabayyun Ketika Menerima Informasi yang Meragukan?

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Mengapa harus bertabayyun ketika menerima informasi yang meragukan. Sumber: Pixabay/Geralt
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Mengapa harus bertabayyun ketika menerima informasi yang meragukan. Sumber: Pixabay/Geralt

Di era digital seperti sekarang ini informasi cepat sekali menyebar, terutama yang sifatnya sensasional. Peran algoritma di media sosial turut mempromosikan berbagai konten viral. Mengapa harus bertabayyun ketika menerima informasi yang meragukan?

Dikutip dari buku Menelusuri Lanskap Kontemporer, Nurliati (2023:49), tabayun menekankan pentingnya kehati-hatian dalam menerima informasi atau mengambil kesimpulan atas suatu informasi yang diterima.

Mengapa Harus Bertabayyun Ketika Menerima Informasi yang Meragukan? Ini Alasannya

Ilustrasi Mengapa harus bertabayyun ketika menerima informasi yang meragukan. Sumber: Pixabay/Sweet Loiuse

Saat ini menyebarkan informasi bisa dilakukan dengan mudah lewat ujung jari. Namun tak semua orang bisa mengenali mana informasi yang benar atau bohong.

Dibandingkan berita yang berdasarkan fakta, informasi bohong dengan judul-judul yang bombastis lebih cepat menjadi viral. Rendahnya tingkat literasi digital masyarakat menyebabkan kurangnya verifikasi informasi.

Mengapa harus bertabayyun ketika menerima informasi yang meragukan? Karena tabayyun dapat membantu untuk menghindari tersebarnya fitnah dan informasi yang salah. Tabayun merupakan sikap yang tidak terburu-buru dalam mengambil kesimpulan dari sebuah kabar berita.

Secara harfiah, tabayun berasal dari bahasa Arab yang berarti "menjelaskan" atau "memastikan". Tujuannya adalah untuk menghindari kesalahpahaman, fitnah, dan dampak buruk akibat penyebaran berita yang belum terverifikasi.

Tabayun dalam surah Al-Hujurat ayat 6 bisa ditafsirkan sebagai tatsabbut yang berarti berhati-hati dan tidak tergesa-gesa, melihat dengan keilmuan yang dalam terhadap suatu peristiwa dan kabar yang datang, sampai menjadi jelas dan terang.

Berdasarkan hal tersebut, maka tabayun adalah meneliti dan menyeleksi berita, tidak tergesa-gesa dalam mengambil kesimpulan dan tindakan hingga permasalahannya menjadi jelas.

Dengan melakukan tabayun, seseorang dapat terhindar dari kesalahan dalam mengambil keputusan atau tindakan yang didasarkan pada informasi yang tidak benar.

Tabayun juga berperan penting dalam menjaga hubungan sosial, karena dapat mencegah penyebaran gosip, fitnah, dan berita yang dapat memicu perpecahan.

Dalam kehidupan sehari-hari, tabayun dapat diterapkan dengan cara melakukan konfrmasi dari berbagai sumber, menghindari penyebaran berita yang belum jelas kebenarannya, dan tidak mudah terpengaruh oleh isu yang belum terverifikasi.

Dari penjelasan di atas, dapat dipahami alasan mengapa harus bertabayyun ketika menerima informasi yang meragukan, yaitu agar dapat terhindar dari fitnah. (EA)

Baca juga: 5 Contoh Tabayyun di Sekolah beserta Pengertiannya