Konten dari Pengguna

Mengenal Ciri-ciri Syair dan Contohnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi ciri-ciri syair. Sumber foto : Pixabay/Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ciri-ciri syair. Sumber foto : Pixabay/Pexels

Ciri-ciri syair terdiri dari empat baris dalam satu bait. Setiap baitnya diisi dengan 8 sampai 12 kata dan memiliki rima. Syair merupakan karya sastra Indonesia lama yang berasal dari Persia atau Arab, namun memiliki karakteristiknya sendiri.

Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) syair merupakan puisi lama yang tiap baitnya terdiri atas empat larik dan berakhir dengan bunyi sama. Penikmat sastra tentunya sudah mengetahui tentang puisi, sementara syair adalah jenis puisi lama yang sejarahnya berhubungan dengan masuknya Islam ke Indonesia.

Mengenal Ciri-Ciri Syair dan Contohnya

Ilustrasi ciri-ciri syair. Sumber foto : Pixabay/Startupstocks

Walau terdiri dari empat baris, namun syair tidak punya sampiran seperti pantun. Makna syair juga biasanya tersembunyi dan memiliki makna tersirat, sehingga ada keinginan untuk lanjut membacanya sampai akhir.

Syair biasanya dipergunakan untuk melukiskan hal-hal yang panjang, contohnya tentang cerita, nasihat, agama, cinta dan lain-lain. Ciri-ciri syair paling umum adalah semua baris yang merupakan isi biasanya tidak selesai dalam satu bait karena digunakan untuk bercerita.

Contoh syair :

Janganlah engkau berbuat maksiat

Janganlah engkau berbuat jahat

Segeralah engkau bertobat

Agar selamat dunia akhirat

Bait syair tersebut terdiri dari empat baris dan memiliki rima. Contoh syair yang tiap barisnya menyampaikan cerita atau pesan:

Bermula kisah kita mulai

Zaman dahulu zaman bahari

Asal mulanya sebuah negeri

Timbulnya kerajaan Raja di Candi

Kerajaan bernama Negara Dipa

Raja pertama Empu Jatmika

Putra tunggal Mangkubumi dengan Sitira

Asal Negeri Keling di Tanah Jawa

Mangkubumi saudagar kaya

Kerabat raja yang bijaksana

Berputera seorang elok rupanya

Empu Jatmika konon namanya

Dari contoh syair di atas dapat disimpulkan bahwa setiap baris memiliki makna tersirat yang baru dapat diketahui artinya jika membaca baris selanjutnya. Setiap baris syair juga memiliki 8 dan 12 suku kata yang merupakan ciri-ciri syair pada umumnya.

Selain untuk menyampaikan pesan atau cerita, syair juga dapat berisi nasihat atau petuah bijak yang dapat diterapkan dalam kehidupan.(EA)

Baca juga : Unsur Sampiran dan Isi pada Pantun Syair