Konten dari Pengguna

Mengenal Penyebab Pregnancy Nose Pada Ibu Hamil

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi. [penyebab pregnancy nose]. Sumber :[Pexels.com/Dominika Roseclay]
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi. [penyebab pregnancy nose]. Sumber :[Pexels.com/Dominika Roseclay]

Banyak sekali perubahan yang terjadi pada wanita hamil. Salah satunya adalah hidung membesar atau pregnancy nose. Penyebab pregnancy nose pada ibu hamil ini terjadi bersamaan dengan perubahan fisik lainnya.

Istilah yang pernah viral di media sosial TikTok ini adalah kondisi wajar bagi ibu-ibu hamil dan akan membaik dengan sendirinya setelah melahirkan. Walaupun begitu, bagi yang baru hamil pertama kali akan bertanya-tanya apa penyebab hidung membesar.

Penyebab Preganancy Nose

Ilustrasi penyebab pregnancy nose. Sumber: Pexels.com/Andre Furtado

Mengutip dari laman parents.com, bahwa terjadinya perubahan pada ukuran hidung merupakan hal wajar dan setiap ibu hamil mengalaminya. Selain itu, perubahan fisik yang terjadi tidak hanya di hidung saja melainkan juga anggota tubuh lain, seperti pinggang dan kaki.

Kondisi ini akan membaik dengan sendirinya setelah melahirkan. Namun, tidak menutup kemungkinan kalau ada beberapa ibu hamil yang mengkhawatirkan hal tersebut. Walaupun pregnancy nose tidak termasuk istilah medis, banyak wanita yang mengalaminya.

Penyebabnya adalah karena pengaruh hormon yang menyebabkan ukuran hidung membesar, khususnya menjelang kelahiran. Hormon kehamilan dapat meningkatkan volume darah sehingga ukuran tubuh berubah.

Peningkatan volume darah tentu baik bagi pertumbuhan janin dan rahim. Selain itu, kondisi hidung membesar ini juga disertai dengan gejala hidung tersumbat dan bersin. Hal ini wajar terjadi pada wanita hamil.

Kapan Perlu Dibawa ke Dokter?

Ilustrasi penyebab pregnancy nose. Sumber: Pexels.com/Jessica Monte

Lalu, kapan ibu hamil perlu pergi ke dokter? Kalau gejala yang muncul tidak hanya perubahan pada hidung saja melainkan juga adanya masalah penglihatan, sakit kepala, wajah dan tangan membengkak. Kondisi ini disebut dengan istilah preeklamsia yang terjadi setelah 20 minggu kehamilan.

Preeklamsia yang tidak segera teratasi bisa menyebabkan kelahiran bayi prematur atau berat bayi kurang saat melahirkan. Tidak hanya itu, preeklamsia berat juga bisa menyebabkan kejang hingga stroke.

Akan tetapi, kalau ibu hamil khawatir terhadap perubahan yang terjadi walaupun tidak mengalami gejala preeklamsia, bisa tetap pergi ke dokter. Nantinya, dokter akan memberikan perawatan yang dibutuhkan. Adapun cara mengatasi pregnancy nose adalah sebagai berikut.

  • Tidak berdiri terlalu lama

  • Tidak menggunakan pakaian yang terlalu ketat

  • Mengkonsumsi air yang cukup

  • Mengurangi konsumsi kafein

  • Mengompres air dingin ke bagian tubuh yang bengkak

Baca Juga: 6 Manfaat Strawberry Untuk Ibu Hamil

Penyebab pregnancy nose pada ibu hamil adalah perubahan hormon yang terjadi dalam tubuh. Jika muncul gejala lain selain perubahan ukuran hidung, bisa memeriksakan diri ke dokter kandungan. (GTA)