Konten dari Pengguna

Mengenal Sistem Reproduksi Perempuan dan Fungsinya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi sistem reproduksi perempuan dan fungsinya. Sumber: unsplash.com/SuhyeonChoi.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi sistem reproduksi perempuan dan fungsinya. Sumber: unsplash.com/SuhyeonChoi.

Sistem reproduksi perempuan dan fungsinya wajib ketahui agar kesehatannya terjaga. Kesehatan sistem reproduksi bukan hanya tanggung jawab perempuan, tapi laki-laki juga wajib memahami bahwa tindakannya juga merupakan penentu.

Sistem resproduksi perempuan diperkenalkan sejak dini di bangku sekolah. Orang tua sebagai orang terdekat memiliki tanggung jawab untuk memberikan edukasi lebih lanjut agar anak-anak benar-benar memahami fungsinya.

Sistem Reproduksi Perempuan dan Fungsinya

Ilustrasi sistem reproduksi perempuan dan fungsinya. Sumber: unsplash.com/AmrTaha.

Dikutip dari Fisiologi Manusia: Siklus Reproduksi Wanita, Desiyani Nani (2018:6), reproduksi adalah kemampuan untuk menghasilkan keturunan baru. Caranya diawali dengan proses pembuahan sel ovum oleh sel sperma yang disebut fertilisasi.

Dalam sistem reproduksi perempuan terdapat organ-organ eksternal dan internal yang menjalankan fungsi yang berbeda-beda untuk mengantarkan sel telur berkembang menjadi embrio, janin, lalu lahir sebagai bayi.

Berikut adalah organ-organ dalam sistem reproduksi perempuan dan fungsinya.

1. Organ Eksternal

Organ eksternal berfungsi menjaga bagian dalam sistem reproduksi dari infeksi, sebagai jalan masuk sperma dan jalan keluar janin. Organ eksternal terdiri dari:

  1. Mons Veneris

    Terdiri dari jaringan dan lemak yang ditumbuhi rambut ketika perempuan beranjak dewasa.

  2. Labia Mayora

    Panjangnya 7,5 cm di bagian kanan dan kiri yang terdiri dari kulit, lemak, jaringan otot polos, pembuluh darah dan serabut saraf.

  3. Labia Minora

    Berwarna merah jambu dan mengandung jaringan erektil.

  4. Klitoris

    Berisi jaringan yang dapat bereksi dan sangat sensistif karena terdapat banyak ujung serabut saraf.

  5. Vestibulum

    Didalamnya terdapat muara liang vagina, uretra, kelenjar skene dan kelenjar vestibuli mayor.

  6. Hymen (Selaput Dara)

    Terletak di dalam mulut vagina yang memisahkan traktus organ eksternal dan internal.

  7. Perineum

    Terletak di antara vulva dan anus.

2. Organ Internal

Organ internal merupakan tempat sel telur dan sperma bertemu dan berkembang hingga saatnya dilahirkan. Organ internal terdiri dari:

  1. Vagina

    Merupakan saluran penghubung vulva dengan rahim yang terletak di antara saluarn kemih dan lubang anus. Fungsinya sebagai saluran keluar darah haid, saluran masuknya sperma dan jalan lahir.

  2. Tuba Fallopi

    Fungsinya mengantarkan ovum dari ovarium ke uterus, menyediakan tempat pembuahan dan sebagai saluran zigot menuju ke rahim.

  3. Uterus (Rahim)

    Fungsinya adalah tempat peluruhan darah haid, serta sebagai tempat implantasi, retensi dan nutrisi bagi janin. Saat persalinan, otot uterus akan berkontraksi, diikut pembukaan serviks yang membuat janin dapat keluar.

  4. Ovarium

    Fungsinya memproduksi ovum, hormon estrogen dan hormon progesteron. Hormon estrogen dan progesteron berperan penting dalam pembentukan tubuh perempuan, termasuk untuk kesiapan kehamilan.

Baca juga: Hormon Reproduksi Wanita: Pengertian dan Jenisnya

Itulah organ-organ dalam sistem reproduksi perempuan dan fungsinya yang penting untuk diketahui. Menjaga kesehatan sistem reproduksi akan berpengaruh pada keselamatan ibu dan bayinya. (lus)