Rangkuman Materi Lempar Cakram yang Wajib Diketahui Pemula

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Lempar cakram adalah salah satu cabang atletik yang sering dilombakan, baik Olimpiade, World Athletics dan SEA Games. Materi lempar cakram sendiri pada dasarnya telah diajarkan di sekolah, terutama jenjang SMA sederajat.
Dikutip dari buku Penjasorkes SMA Kelas 12 oleh Moh.Gilang, dkk (2007:165), lempar cakram adalah salah satu nomor lempar dalam cabang olahraga atletik.
Cara melakukan lemparan pada mulanya menirukan nelayan yang melempar jaringnya berulang-ulang. Kemudian, ditemukan lemparan dengan sikap badan menyiku secara khusus dengan badan agak bersandar ke depan.
Rangkuman Materi Lempar Cakram yang Wajib Diketahui
Meskipun sering diperlombakan, banyak masyarakat Indonesia yang tidak familiar dengan olahraga lempar cakram ini. Oleh karena itu, simak materi lempar cakram yang terdiri dari teknik dasar, peralatan, hingga peraturannya di bawah ini.
1. Teknik Dasar Lempar Cakram
Teknik memegang lempar cakram. Cara yang dapat dilakukan adalah meletakkan tepi cakram pada lekukan tangan yang pertama. Kemudian, usahakan untuk meregangkan jari tangan.
Sikap tubuh ketika melempar cakram dibagi menjadi dua jenis, menyamping dan membelakangi. Sebelum melakukan lemparan, pastikan menyamping mengarah ke lemparan dengan membuka lebar kedua kaki kalian.
Sikap Lanjutan (Follow That) yang dilakukan dengan kaki kanan kalian ditolakkan dan tubuh diinjakkan ke arah atas dan ke arah depan. Pastikan juga untuk mendarat menggunakan kaki kanan.
2. Peralatan Lempar Cakram
Peralatan yang digunakan dalam olahraga lempar cakram adalah cakram yang dapat dibuat dari bahan kayu yang dibingkai dengan metal. Ukuran berat cakram untuk kategori putra dan putri adalah sebagai berikut:
Putra: 2 kg garis tengah (219-221 mm).
Putri: 1 kg garis tengah (180-182 mm).
3. Peraturan Dasar
Peraturan lempar cakram yang wajib diketahui sebelum bertanding adalah sebagai berikut:
Cakram tidak diperbolehkan menyentuh bagian atas lingkaran lempar. Namun, hanya boleh pada bagian tepi dalam cakram.
Peserta tidak diperbolehkan menyentuh tanah luar lingkaran.
Lemparan dianggap tidak sah saat cakram mendarat di luar batas.
Setiap peserta diberikan kesempatan tiga kali untuk melempar.
Pengukuran lempar cakram dihitung mulai dari titik pertama cakram menyentuh tanah ke bagian dalam busur lingkaran lempar.
Itulah rangkuman rangkuman materi lempar cakram mulai dari teknik dasar, peralatan, hingga peraturannya. Semoga membantu! (NUM)
Baca Juga: Mengenal Sikap Akhir Lempar Cakram dalam Olahraga Atletik
