Konten dari Pengguna

Memahami Social Anxiety Disorder: Definisi dan Ciri dari Perspektif Psikologi

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ruang Psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi social anxiety disorder. Foto Unsplash.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi social anxiety disorder. Foto Unsplash.

Interaksi sosial kadang terasa menantang bagi sebagian orang, terutama jika muncul perasaan cemas atau takut yang sulit dijelaskan. Social anxiety disorder menjadi salah satu kondisi psikologis yang bisa memengaruhi cara seseorang berhubungan dengan orang lain. Memahami apa itu social anxiety disorder dan mengenali ciri-cirinya dapat membantu kita lebih peka terhadap diri sendiri maupun lingkungan sekitar.

Apa Itu Social Anxiety Disorder?

Social anxiety disorder merupakan gangguan psikologis yang ditandai dengan rasa takut berlebihan saat menghadapi situasi sosial. Menurut Lalu M. Ardi Praditna, Syarifah Zahwa Maulidiva, Muhammad Rofi Wahyu Setyadi, dan Lale Justin Amelinda Elizar dalam artikel “Social Anxiety Disorder: Dari Definisi hingga Prognosis – Literatur Review”, SAD ditandai oleh ketakutan atau kecemasan berlebihan terhadap situasi sosial ketika individu merasa diperhatikan, dinilai, atau dihakimi oleh orang lain, dan kondisi ini dapat mengganggu fungsi sosial, pekerjaan, akademik, serta kualitas hidup.

Rasa takut ini cenderung muncul di berbagai situasi, seperti berbicara di depan umum atau sekadar bertemu orang baru. Seseorang dengan social anxiety disorder sering kali menghindari interaksi sosial, meskipun sebenarnya ingin berbaur. Hal ini dapat membatasi perkembangan pribadi dan sosial dalam jangka panjang.

Ciri-ciri Social Anxiety Disorder

Setiap orang mungkin pernah merasa gugup saat bersosialisasi, namun social anxiety disorder memiliki ciri-ciri yang lebih spesifik dan menetap. Kondisi ini dapat dikenali melalui beberapa aspek, mulai dari gejala umum hingga dampaknya pada kehidupan sehari-hari.

Gejala Umum Social Anxiety Disorder

Orang dengan social anxiety disorder umumnya merasakan kecemasan yang kuat saat berada di tengah keramaian atau situasi baru. Seperti dijelaskan dalam artikel “Social Anxiety Disorder: Dari Definisi hingga Prognosis – Literatur Review” yang sebelumnya disadur, gejala SAD meliputi ketakutan atau kecemasan berlebihan terhadap situasi sosial ketika individu merasa diperhatikan, dinilai, atau dihakimi oleh orang lain, serta dapat disertai gejala fisik dan psikologis seperti gemetar, mual, dan pikiran irasional yang sulit dikendalikan.

Ciri Psikologis Social Anxiety Disorder

Dari sisi psikologi, individu sering kali mengalami kekhawatiran berlebih terhadap penilaian orang lain. Sumber literatur review yang disebutkan sebelumnya, menjelaskan bahwa SAD ditandai oleh ketakutan terhadap penilaian sosial, pikiran tentang penghinaan, rasa malu, penolakan, atau hal yang menyinggung, serta pikiran irasional yang sulit dikendalikan; kondisi ini juga dapat berkaitan dengan penghindaran, isolasi sosial, dan harga diri yang rendah.

Dampak pada Kehidupan Sehari-hari

Social anxiety disorder bukan hanya memengaruhi perasaan, tapi juga aktivitas sehari-hari. Menurut Lalu M. Ardi Praditna, Syarifah Zahwa Maulidiva, Muhammad Rofi Wahyu Setyadi, dan Lale Justin Amelinda Elizar dalam artikel “Social Anxiety Disorder: Dari Definisi hingga Prognosis – Literatur Review”, SAD dapat menyebabkan penghindaran dan isolasi sosial, mengganggu fungsi akademik serta pekerjaan, menghambat interaksi sosial, dan menurunkan kualitas hidup.

Kesimpulan

Social anxiety disorder adalah gangguan psikologis yang ditandai rasa takut dan cemas berlebihan dalam situasi sosial. Mengenali ciri-ciri social anxiety disorder penting agar kita dapat memahami diri sendiri atau orang di sekitar yang mengalaminya. Dengan pemahaman yang tepat, langkah awal untuk membangun lingkungan yang suportif pun bisa dimulai.

Reviewed by Helda Waty Sihombing

Baca Juga: Mental Health: Pengertian, Gangguan, dan Cara Menjaganya