Konten dari Pengguna

Paylater: Mimpi atau Mimpi Buruk?

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sanjani Azzahra tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Di era digital saat ini, kemudahan akses terhadap berbagai layanan keuangan semakin meningkat. Salah satunya adalah layanan paylater yang menawarkan kemudahan bagi konsumen untuk membeli barang atau jasa secara kredit tanpa perlu menggunakan kartu kredit. Namun, di balik kemudahannya, paylater juga menyimpan sejumlah risiko yang perlu diwaspadai. Artikel ini akan membahas secara mendalam mengenai paylater, mulai dari kelebihan hingga kekurangannya, serta bagaimana cara mengelola penggunaan paylater agar tidak merugikan diri sendiri.

Canva
zoom-in-whitePerbesar
Canva

Apa itu Paylater? Paylater adalah layanan pembayaran yang memungkinkan konsumen melakukan pembelian barang atau jasa terlebih dahulu dan baru melunasi tagihannya di kemudian hari. Biasanya, konsumen diberikan jangka waktu tertentu untuk melunasi tagihan tersebut dengan atau tanpa bunga.

Kelebihan Paylater

  1. Fleksibilitas, Memungkinkan konsumen membeli barang yang diinginkan tanpa harus menunda hingga memiliki uang tunai.

  2. Kemudahan Akses, Proses pengajuan yang cepat dan mudah dilakukan melalui aplikasi.

  3. Meningkatkan Daya Beli, Membantu meningkatkan daya beli konsumen, terutama untuk barang-barang yang dibutuhkan.

  4. Membangun Rekam Jejak Kredit, Penggunaan paylater yang baik membantu membangun rekam jejak kredit yang positif.

Kekurangan Paylater

  1. Potensi Terjebak Utang, Jika tidak dikelola dengan baik, penggunaan paylater dapat menyebabkan seseorang terjebak dalam lingkaran utang yang sulit diatasi.

  2. Bunga yang Tinggi, Beberapa penyedia layanan paylater mengenakan bunga yang cukup tinggi, terutama jika pembayaran telat dilakukan.

  3. Impuls untuk Berbelanja, Kemudahan akses paylater dapat memicu perilaku konsumtif dan mendorong seseorang untuk membeli barang yang sebenarnya tidak dibutuhkan.

  4. Dampak Psikologis, Beban utang yang menumpuk dapat menyebabkan stres dan kecemasan.

Kasus paylater di Indonesia

Kasus-kasus yang sering terjadi terkait dengan penggunaan paylater di Indonesia seperti Ketidakmampuan melunasi utang dimana Banyak konsumen yang kesulitan melunasi tagihan paylater karena bunga yang semakin membengkak dan pendapatan yang tidak mencukupi, Selain itu penyalahgunaan paylater untuk membeli barang-barang mewah yang dilakukan oleh beberapa orang yang sebenarnya tidak dibutuhkan akan semakin memperburuk kondisi keuangan mereka, Sehingga untuk menutupi utang paylater, banyak konsumen yang kemudian meminjam uang dari pinjaman online dengan bunga yang lebih tinggi.

Kesimpulan

Paylater dapat menjadi alat yang bermanfaat jika digunakan dengan bijak. Namun, jika tidak dikelola dengan baik, paylater dapat menjadi jebakan utang yang sulit dihindari. Untuk menghindari hal tersebut, konsumen perlu memahami dengan baik syarat dan ketentuan yang berlaku, termasuk besaran bunga dan jangka waktu pembayaran, Membuat anggaran yang realistis dan pastikan pembayaran paylater termasuk di dalamnya, Dan gunakan paylater hanya untuk membeli barang atau jasa yang benar-benar dibutuhkan.

Saran

  1. Bandingkan Penawaran, Sebelum memilih penyedia layanan paylater, bandingkan terlebih dahulu suku bunga dan fasilitas yang ditawarkan.

  2. Bangun Dana Darurat, Siapkan dana darurat untuk mengantisipasi pengeluaran tak terduga, sehingga tidak perlu lagi mengandalkan paylater.

  3. Tingkatkan Literasi Keuangan, Pelajari lebih banyak tentang pengelolaan keuangan agar dapat membuat keputusan yang lebih bijak.

Pesan

Paylater adalah alat yang dapat membantu kita mencapai tujuan finansial, namun juga dapat menjadi bumerang jika tidak digunakan dengan bijak. Bijaklah dalam menggunakan paylater agar tidak terjebak dalam lingkaran utang. Ingat, kebahagiaan sejati tidak terletak pada banyaknya barang yang dimiliki, melainkan pada kedamaian hati dan keseimbangan finansial.