Konten dari Pengguna

Pertanian Pekaragan Rumah Kampung Solol, Kabupaten Raja Ampat

Kabar Papua

Kabar Papua

PT KABAR PAPUA GLOBAL

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Papua tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mari belajar bersama - sama dengan masyarakat pesisir pantai tentang pertanian organik.

foto ibu asala kampung solo, distrik salawati barat, kabupateng raja ampat, memanen kacang di pekarangan rumah. foto : instagram.com/@pacebentara
zoom-in-whitePerbesar
foto ibu asala kampung solo, distrik salawati barat, kabupateng raja ampat, memanen kacang di pekarangan rumah. foto : instagram.com/@pacebentara

Cerita ini berasal dari Kampung Solol Distrik Salawati Barat Kabupaten Raja Ampat, dimana masyarakat sudah mulai berinisiatif menanam sayuran di pekarangan rumah atau halaman rumah mereka menggunakan karung bekas yang di isi media tanah.

Mengapa menanam menggunakan media karung ? Karena rumah-rumah di Kampung Solol dibangun di pesisir pantai, yang membuat kondisi pekarangan rumah lebih di dominan oleh pasir dan batu kerikil dibanding tanah.

Mengapa masyarakat harus menanam sayur di pekarangan rumah? Karena Kampung Solol berada jauh dari kota Sorong maupun Waisai ibu kota Kabupaten Raja Ampat dan hanya bisa diakses menggunakan perahu saja. Selain itu, kebun yang dibuat oleh masyarakat pun jauh dari pemukiman dan harga sayuran yang mahal.

Mari belajar bersama-sama dengan masyarakat pesisir pantai tentang pertanian organik.