Mengenal Drone untuk Pemula: Jenis Apa yang Cocok untuk Anda?

Mahasiswa pendidikan pascasarjana, Universitas Telkom yang kebetulan mempunyai ketertarikan pada dunia elektronika, teknologi, dan sistem udara tanpa awak (drone).
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Suisbiyanto tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
UAV atau Unmanned Aerial Vehicle, yaitu pesawat udara tanpa awak. UAV merupakan wahana yang terbang tanpa pilot berada di dalam pesawat dan dapat dikendalikan dari jarak jauh atau terbang secara otomatis. Dalam bahasa yang lebih umum dimasyarakat dikenal dengan drone. Penggunaan drone untuk mendukung aktifitas baik untuk pemetaan wilayah, pemantauan, penelitian, dokumemtasi kegiatan maupun sekedar hobi semakin meningkat. Kita dapat melihat video atau gambar di media sosial yang diambil menggunakan drone. Drone dapat menghasilkan video dan gambar dari perfektif yang lebih luas. Hal inilah yang menjadikan drone sebagai salah satu kelengkapan dokumentasi yang wajib ada bagi setiap acara. Rasanya kalau pengambilan video hanya menggunakan kamera biasa tanpa drone masih ada bagian yang terlewatkan. Bagi teman-teman yang mulai tertarik untuk membeli drone, sebaiknya sebelumnya mencari referensi tentang jenis drone yang cocok untuk kebutuhan teman-teman.
Bagi Pemula Jenis yang Cocok apa?
Bagi teman-teman yang awam dengan drone, kami coba ringkas jenis drone dan kegunaannya seperti pada gambar berikut.
Secara garis besar pembagian drone berdasarkan bagaimana drone tersebut dapat menghasilkan gaya angkat dan cara bergerak di udara. Prinsip dasarnya sama dengan pesawat berawak. Drone harus menghasilkan gaya angkat yang cukup untuk melawan gravitasi, memiliki gaya dorong untuk bergerak, dan mengendalikan orientasi agar dapat terbang dengan stabil.
Untuk pemula yang belum pernah menerbangkan drone sebaiknya teman-teman memilih jenis multirotor. Jenis ini mempunyai banyak baling-baling sehingga mudah dikendalikan dan stabil. Hal inilah yang menjadikan jenis ini banyak digunakan dalam fotografi dan video dengan berbagai jenis dan merk. Saat ini dari sisi harga DJI Neo dan DJI Mini 4K dapat menjadi contoh drone kamera, sedangkan Ryze Tello cocok untuk pengenalan dasar orientasi arah gerak drone, dan BETAFPV Cetus X untuk kategori FPV.
Sebelum Membeli, Perhatikan Hal ini !
Selain mengetahui jenis dan kegunaan dari drone yang akan dibeli. Ada baiknya teman-teman mempertimbangkan beberapa hal sebelum menjatuhkan pilihan drone yang akan dibeli.
Tujuan penggunaan: hobi, fotografi, perjalanan, atau FPV.
Fitur keselamatan: GPS, Return-to-Home (RTH), dan sensor penghindar rintangan jika tersedia.
Kualitas kamera: sesuaikan dengan kebutuhan dokumentasi. Baterai: perhatikan durasi terbang nyata dan biaya baterai tambahan.
Layanan purnajual: pastikan garansi, suku cadang, dan servis tersedia.
Terakhir dan kadang terlewatkan yaitu sesuaikan anggaran yang teman-teman miliki.
Kalau masih ragu dalam memilih drone, teman-teman dapat mencari komunitas drone lokal di daerah teman-teman. Saat ini sudah banyak penghobi drone yang membentuk komunitas. Teman-teman dapat berdiskusi dan juga malah bisa diajarkan cara mengoperasikan secara langsung di komunitas sebelum memutuskan jenis drone yang sesuai dengan teman-teman.
