Aa Gym Harus Putuskan Maju Pilgub Jabar lewat Parpol atau Independen

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Abdullah Gymnastiar (Foto: Facebook/KH. Abdullah Gymnastiar)
zoom-in-whitePerbesar
Abdullah Gymnastiar (Foto: Facebook/KH. Abdullah Gymnastiar)

Sekretaris Fraksi Hanura di DPR RI, Dadang Rusdiana, mempersilakan Abdullah Gymnastiar alias Aa Gym untuk mendaftar melalui mekanisme partainya jika serius maju di Pilgub Jawa Barat. Namun, hingga saat ini, Hanura belum memutuskan nama yang akan diusung di Pilgub Jabar.

"Sampai saat ini kita belum putuskan dukung siapapun. Siapapun yang mau, silakan daftar melalui DPD Hanura Jabar, nanti DPD Jabar membuat rekomendasi sekurang-kurangnya dua bakal calon untuk diputuskan oleh Tim Pilkada Pusat DPP. Jadi termasuk Aa Gym kalau mau silakan daftar saja," ujar Dadang saat dihubungi wartawan, Senin (12/6).

[Baca juga: Gerindra: Aa Gym Punya Kriteria Pimpin Jawa Barat]

Dadang menilai majunya Aa Gym dalam Pilgub Jawa Barat 2018 merupakan hak politiknya. Namun Dadang mengatakan AA Gym harus siap menerima segala konsekuensi apabila terjun ke politik.

"Ya itu hak politik Aa Gym untuk mencalonkan diri di Pilgub. Beliau kan salah satu ulama asal Jawa Barat juga yang tentunya memiliki peluang yang sama dalam Pilgub Jabar. Yang penting siap menang dan siap kalah," ujar Dadang.

[Baca juga: Tatap Pilgub Jabar 2018, Aa Gym Mulai Himpun Relawan Pendukung]

Dadang Rusdiana. (Foto: Aditia Noviansyah/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Dadang Rusdiana. (Foto: Aditia Noviansyah/kumparan)

Aa Gym, menurut Dadang, harus mempersiapkan diri secara matang untuk maju dalam Pilgub Jawa Barat 2018. Misalnya, ia harus memastikan akan maju dari jalur perseorangan atau partai.

"Dan tentunya dua hal penting yang harus disiapkan Aa Gym. Pertama, apakah beliau akan berangkat dari parpol atau jalur perseorangan? Kalau dari parpol beliau harus memastikan oleh siapa beliau diusung," katanya.

[Baca juga: Dedi Mulyadi Tanggapi Kemunculan Aa Gym dalam Survei Pilgub Jabar]

"Kedua, gagasan besar yang beliau siapkan untuk Jawa Barat ke depan," lanjut Dadang.

Namun secara pribadi, Dadang menilai Aa Gym harusnya mengurus pondok pesantrennya saja. Ia belum melihat adanya keistimewaan Aa Gym dalam bidang pemerintahan.

"Kalau saya secara pribadi lebih cocok melihat Aa Gym sebagai pengasuh pondok pesantren saja. Kalau di pemerintahan saya masih belum melihat keistimewaan beliau," ujar Dadang.