Halte TransJ Koridor 13 di CSW dan Cipulir Terhubung dengan Pertokoan

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Flyover Transjakarta koridor Tendean-Ciledug. (Foto: Antara/M. Agung Rajasa)
zoom-in-whitePerbesar
Flyover Transjakarta koridor Tendean-Ciledug. (Foto: Antara/M. Agung Rajasa)

Bus TransJakarta koridor 13 dengan rute Ciledug-Tendean akan mulai beroperasi pada HUT DKI Jakarta, 22 Juni mendatang. Dari 12 tempat pemberhentian yang terdapat di koridor 13, halte CSW akan menjadi salah satu halte tersibuk dan terhubung dengan MRT.

Sebabnya, halte ini akan terintegrasi dengan MRT dan TransJakarta koridor 1.

"Ke depan Halte CSW sangat padat, sangat sibuk. Karena ini merupakan pertemuan antara 3 moda transportasi. Koridor 1 nanti akan di sini, lalu koridor 13 kemudian integrasi dengan MRT. Jadi ini salah satu halte yang paling sibuk," ujar Plt Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat seusai meninjau Halte CSW, Jakarta Selatan, Senin (15/5).

Baca juga: Ciledug-Tendean Hanya Ditempuh 20 Menit dengan TransJ

Djarot menyebut saat ini halte CSW sudah dirancang khusus agar terhubung dengan stasiun MRT yang terletak di bawah. Selain itu, Halte CSW juga akan terhubung dengan Gedung Asean yang berada di jalur bawah.

Tak hanya itu, Halte CSW juga akan terhubung dengan pertokoan yang berada di bawah tanah.

"Nanti pertokoan juga ada di bawah. Jadi memang halte ini adalah salah satu yang tersibuk," ujarnya.

Djarot  uji coba jalur Transjakarta Koridor 13 (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Djarot uji coba jalur Transjakarta Koridor 13 (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)

Baca juga: TransJ Rute Ciledug-Tendean Mulai Beroperasi 22 Juni 2017

Baca juga: Djarot Jajal Rute TransJakarta Koridor 13 Ciledug-Tendean

Namun, sebelum dioperasikan, Djarot ingin agar PT Transportasi Jakarta memastikan semua aspek bisa berfungsi dengan baik. Misalnya ketersediaan bus, integrasi dengan Pemkot Tangerang, serta hal teknis di lapangan.

Selain itu, Djarot juga meminta PT Transportasi Indonesia untuk menaruh perhatian besar pada Halte Cipulir. Sebab, halte ini akan terhubung dengan Pasar Grosir Cipulir dan PD Pasar Jaya. Ia juga menyerukan agar sistem keamanan benar-benar dijamin di halte-halte sibuk tersebut.

"Utamanya pengamanan di beberapa halte, salah satunya Cipulir karena itu tinggi banget. Di sana juga akan jadi halte yang sibuk. Kemudian ada bottleneck di depan Universitas Budi Luhur. Ini harus berjalan dengan baik," ujarnya.