JK: Pembangunan Kampus Islam Internasional untuk Cegah Radikalisme

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
8
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Jusuf Kalla bersama beberapa pejabat negara. (Foto: staf khusus wapres JK, Hussain Abdullah)
zoom-in-whitePerbesar
Jusuf Kalla bersama beberapa pejabat negara. (Foto: staf khusus wapres JK, Hussain Abdullah)

Sebuah universitas Islam bertaraf internasional akan segera dibangun di Cimanggis, Depok, Jawa Barat. Wakil Presiden Jusuf Kalla hari ini secara khusus menggelar rapat persiapan pembangunan Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) tersebut.

Seusai menggelar rapat, Wapres menyebut salah satu tujuan pembangunan kampus ini adalah untuk mencegah penyebaran radikalisme.

"Itu kan dibentuk untuk (mencegah radikalisme). Kita tetap menjadi Islam yang moderat, wasathiyah, jalan tengah tapi dibutuhkan ilmu yang lebih tinggi," ujar JK di kantor Wakil Presiden, Jalan Veteran, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (26/5).

Mengenai perkembangan pembangunan kampus tersebut, JK menyebut kurikulum tengah dibuat. Menurut dia, pemerintah akan melibatkan para guru besar dari seluruh dunia dalam pembentukan kurikulum di kampus itu.

"Kita akan mengundang international advisor, para ahli, guru besar di dunia mulai dari Mesir, Inggris, Amerika Serikat, Kanada, negara-negara Saudi untuk berbicara, memberi advice bahwa apa yang dibutuhkan sebenarnya dalam kondisi seperti sekarang ini," tuturnya.

Baca juga:

JK Gelar Rapat Persiapan Pembangunan UIII di Istana Wapres

Menag: Pembangunan Kampus Islam Internasional Dimulai Tahun Depan

Azyumardi: Intensitas Terorisme di Timteng Meningkat saat Ramadhan