Pemprov Persilakan Anies Masukkan Program di RKPD sampai Akhir Mei

Program milk Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Anies Baswedan-Sandiaga Uno dapat masuk ke dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2018. Namun, Pemprov DKI menyatakan program itu bisa disertakan di RKPD asalkan diajukan sebelum akhir bulan Mei.
Sekretaris Daerah Pemprov DKI Jakarta Saefullah menyebut jika program-program itu diajukan setelah bulan Mei, persiapan penyusunan RKPD justru akan terganggu.
"Sekarang jadwalnya persiapan RKPD. Masak kita berhenti dulu," ujar Saefullah di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (16/5).
Saefullah meminta pihak Anies-Sandi untuk proaktif menyerahkan usulan program kepada Pemprov DKI.
"Dijemput dong, proaktif. Kita proaktif, jangan berhenti karena tahapan selanjutnya akan terganggu," tuturnya.
Pemprov DKI, kata Saefullah, sudah membuka forum konsultasi publik bagi masyarakat umum termasuk gubernur dan wakil gubernur terpilih untuk bisa memberikan masukan bagi RKPD 2018.
Sebelumnya, Ketua Pemenangan Anies-Sandi M Taufik, ingin pihaknya diberikan kelonggaran waktu untuk mengusulkan program. Sebab, masih dibutuhkan waktu untuk memfinalisasi usulan program yang akan diajukan. Anies-Sandi sendiri akan dilantik menjadi pemimpin DKI pada bulan Oktober 2017.
Baca juga:
Sekda DKI: Program DP Nol Rupiah Tak Bisa Masuk Rencana Kerja 2018
Djarot: Saya Masih Sibuk, Belum Tahu Kapan Bertemu Anies
