Pesan Presiden Afghanistan ke Jokowi soal Toleransi Beragama

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Jokowi. (Foto: Yudhistira Amran Saleh/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Jokowi. (Foto: Yudhistira Amran Saleh/kumparan)

Siang ini Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden HM Jusuf Kalla bertemu dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Pertemuan yang berlangsung di Ruang Garuda, Istana Bogor, Kompleks Istana Kepresidenan, Jawa Barat ini dihadiri oleh pemuka agama dari seluruh Indonesia.

Dalam pidatonya, Jokowi menjelaskan bahwa masyarakat Indonesia harus betul-betul menjaga kerukunan dan persatuan bangsa. Dia juga bercerita sempat diberi pesan oleh Presiden Afghanistan Ashraf Ghani. Presiden Ashraf mengingatkan Jokowi agar Indonesia tidak berakhir seperti Afghanistan.

"Jangan biarkan 250 juta lebih penduduk Indonesia ini berantem gara-gara seribu atau dua ribu orang. Jangan korbankan rakyat, mengaca dari pada pengalaman Afghanistan yang seperti itu sangat sulit sekali untuk merukunkan," kata Jokowi di Istana Bogor, Jawa Barat, Selasa (23/5).

Baca juga:

Jokowi: Banyak Negara Kagum pada Kerukunan Indonesia

Jokowi-JK Gelar Pertemuan dengan Tokoh Lintas Agama

"Dan terakhir sebelum pulang, beliau menyampaikan agar dibantu delegasi dari Indonesia, dari ulama dan pemerintah untuk merukunkan mereka. Tapi beliau betul-betul kekaguman itulah yang disampaikan kepada kita. Oleh sebab itu kembali lagi bahwa kerukunan, toleransi, persaudaraan, persatuan inilah yang dikagumi negara lain kepada kita," lanjut dia.

Usai acara pertemuan FKUB, Jokowi dan Jusuf Kalla berfoto bersama dengan peserta yang hadir. Foto bersama itu dilakukan di tangga Istana Bogor.

Kemudian mereka makan siang bersama di salah satu ruangan istana. Dalam pertemuan ini hadir Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Juru Bicara Kepresidenan Johan Budi.