Saat Jokowi Minta Pimpinan KPK Pindah Duduk Agar Sejajar Menteri

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Rakornas Pengawasan Intern Pemerintah 2017. (Foto: Yudhistira Amran Saleh/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Rakornas Pengawasan Intern Pemerintah 2017. (Foto: Yudhistira Amran Saleh/kumparan)

Siang ini, Presiden Joko Widodo menggelar acara Peresmian Pembukaan Rakornas Pengawasan Intern Pemerintah Tahun 2017. Acara diselenggarakan di Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

Sebelum memulai acara, Jokowi sempat menyapa tamu undangan yang hadir. Salah satunya pimpinan KPK Alexander Marwata. Saat itu, Alex duduk di barisan belakang.

"Sebelum saya memulai sambutan ini. Saya minta satu kursi. Saya lihat pimpinan KPK Pak Alex silakan ke depan," kata Jokowi di lokasi, Kamis (18/5).

Baca juga: Jokowi Lantik Rusdi Kirana Jadi Dubes RI untuk Malaysia

"KPK ini penting jangan diberikan kursi di belakang tapi di depan. Kursinya jangan beda tapi sama saja di depan," lanjut dia.

Sontak perkataan Jokowi mengundang tawa para undangan yang hadir. Alex pun kemudian pindah dan duduk di jajaran para menteri di barisan depan.

Tampak hadir Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri PPN Bambang Brodjonegoro, dan Kepala BPKP Ardan Ardiperdana. Acara ini juga dihadiri oleh kepala desa yang mewakili provinsi-provinsi di Indonesia.

Baca juga: Lima Dubes Negara Sahabat Serahkan Surat Kepercayaan ke Jokowi

Dalam pidatonya, Presiden berpesan agar seluruh perangkat dan pemerintah daerah memanfaatkan keuangan daerah demi kepentingan rakyat. Ia juga meminta agar seluruh perangkat daerah menggunakan anggaran yang besar dengan maksimal.

"Anggaran kita itu sudah gede. Tapi, kalau tidak tepat sasaran, dia enggak mengubah apa-apa. Enggak tahu output dan outcomenya apa. Kapan negara ini mau maju," ujarnya.

Hingga saat ini, acara masih berlangsung.