Tak Diberi Uang Rp 15 Juta Buat Beli Motor, Pria di Bantul Bakar Rumah Orang Tua

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Seorang pria berinisial MN (32) nekat membakar rumah orang tuanya di Ngebel, Kalurahan Tamantirto, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul, pada Rabu (22/7/2026) malam, karena tak diberi uang Rp 15 juta. Foto: Dok. Polres Bantul
zoom-in-whitePerbesar
Seorang pria berinisial MN (32) nekat membakar rumah orang tuanya di Ngebel, Kalurahan Tamantirto, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul, pada Rabu (22/7/2026) malam, karena tak diberi uang Rp 15 juta. Foto: Dok. Polres Bantul

Seorang pria berinisial MN (32) nekat membakar rumah orang tuanya di Ngebel, Kalurahan Tamantirto, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul, pada Rabu (22/7) malam, karena tak diberi uang Rp 15 juta.

Uang tersebut akan digunakan pelaku untuk membayar angsuran dan mengambil sepeda motor.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengatakan pembakaran diduga dipicu karena permintaan MN tak dipenuhi. MN lalu emosi lalu membakar salah satu kamar rumah dengan bensin.

"Sekitar pukul 20.30 WIB pelaku menyiram salah satu kamar menggunakan Pertalite dan membakarnya. Melihat api mulai membesar, Bhabinkamtibmas bersama warga langsung berupaya memadamkan kobaran api sehingga api berhasil dikendalikan dan tidak merembet ke bagian rumah lainnya," kata Rita, Kamis (23/7).

Bhabinkamtibmas Kalurahan Tamantirto Bripka Agustinus Sulistiyono mengalami luka bakar pada kedua telapak tangan dan kedua telapak kaki. Ia lalu dilarikan ke Puskesmas Kasihan 1 untuk mendapatkan perawatan.

Seorang pria berinisial MN (32) nekat membakar rumah orang tuanya di Ngebel, Kalurahan Tamantirto, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul, pada Rabu (22/7/2026) malam, karena tak diberi uang Rp 15 juta. Foto: Dok. Polres Bantul

"Korban langsung dievakuasi ke Puskesmas Kasihan 1 untuk mendapatkan penanganan medis. Berkat respons cepat warga dan petugas, api berhasil dipadamkan sehingga kebakaran tidak meluas," katanya.

Rita mengatakan dalam kasus ini, orang tua pelaku sudah berusaha mencarikan uang tetapi pelaku tidak sabar.

"Pelaku tidak sabar hingga akhirnya terjadi pertengkaran yang berujung pada aksi pembakaran," katanya.

Diduga Sudah Direncanakan

Pemeriksaan awal polisi, pembakaran rumah ini diduga telah direncanakan sejak sehari sebelumnya.

"Dari keterangan para saksi diketahui bahwa sejak sehari sebelumnya pelaku sudah memiliki niat membakar rumah menggunakan BBM jenis Pertalite, tetapi saat itu tidak jadi dilakukan. Kemudian pada hari kejadian, sejak pagi pelaku kembali mengamuk sehingga situasi di rumah semakin tidak kondusif," katanya.

Rita mengatakan pelaku juga mengalami luka bakar di kaki bawah dan punggung akibat peristiwa ini. Dia dibawa ke RS Bethesda untuk menjalani perawatan.

Sementara orang tua pelaku mengalami kerugian sekitar Rp 5 juta lantaran sejumlah barang mengalami kerusakan seperti jendela, kasur, bantal, pakaian, dan kursi.

"Dari hasil pendalaman sementara, pelaku memang memiliki riwayat persoalan keluarga dan beberapa kali sudah diperingatkan oleh warga karena dinilai sering membuat keresahan di lingkungan sekitar. Saat ini peristiwa tersebut masih dalam penanganan kepolisian untuk proses penyelidikan lebih lanjut," ujarnya.