Konten dari Pengguna

Milan Gak Ada Obatnya

Andria Eka

Andria Eka

Hobi yang terpendam harus disalurkan.

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Andria Eka tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Romagnoli, Theo, Conti Memberi aplaus terhadap Fans. Foto @acmilan
zoom-in-whitePerbesar
Romagnoli, Theo, Conti Memberi aplaus terhadap Fans. Foto @acmilan

Lagi dan lagi musibah menimpa Milan penampilan yang tak kunjung baik, masalah internal, strategi pelatih yang tidak berjalan, posisi klasemen yang hampir berada di zona degradasi membuat para fans Milan di seluruh dunia merasakan kekecewaannya.

Tidak habis pikir serie A yang baru berjalan 7 pekan posisi milan hanya berada di peringkat ke 13 dengan catatan 3 kali menang dan 4 kali kekalahan. Rentetan hasil buruk ini menjadi yang terparah sejak tahun 1946.

Padahal di awal musim Milan melakukan perombakan demi perombakan, mulai dari jajaran Direktur Olahraga, Pelatih baru, hingga pemain. Milan yang mengangkat Maldini menjadi Direktur Olahraga serta memulangkan Boban untuk menjadi Staff Jajaran Direksi belum mampu merubah milan menjadi lebih baik.

Penunjukan pelatih baru yaitu Marco Giampaolo pun belum bisa merubah permainan milan setidaknya menjadi lebih bagus di banding pelatih sebelumnnya Gennaro gattuso.

Entah apa yang merasukimu “milan” hingga kau tega membuat milanisti terus menerus dibuat kecewa, harapan musim baru yang sangat optimis kini menjadi ragu. Target untuk berada di zona 4 besar dan masuk UCL pun dirasa sulit.

Lagi Lagi Pergantian pelatih

Isu pergantian pelatih pun sudah mulai terdengar permainan milan dibawah asuhan Giampaolo dirasa tidak bagus bagus amat dari 7 pertandingan yang dijalani tidak ada progress yang bagus. Entah kenapa para pemain milan sulit menerapkan strategi yang dijalankan Giampaolo.

Suso , Kessie , Hakan, Paqueta , Piatek dan para pemain baru pun tidak menunjukan permainan terbaiknya. Strategi yang tidak cocok dengan komposisi pemain bahkan pelatih sering salah dalam menerapkan starting line up di setiap laganya membuat factor permainan menjadi tidak jelas.

Kini Giampaolo pun sudah diambang pintu keluar ( Pemecatan ) kabar yang paling kuat untuk menggantikan Giampaolo yaitu Stefano Pioli mantan pelaih Fiorentina ini menjadi kandidat terkuat. Jika memang milan merekrut Pioli sebagai pelatih nampaknya sama saja dan kualitasnya pun dibawah Giampaolo.

Padahal jika kita bisa meihat beberapa opsi pelatih yang sedang free seperti Allegri, Wenger, Mourinho, atau Spaletti bisa direkrutnya.

Yang di butuhkan milan saat ini mengembalikan mental psikologis dan kepercayaan para pemainnya karena pergantian pelatih dikompetsi yang sudah berjalan ini dirasa sulit, butuh waktu lama untuk memulihkannya. So kita nantikan bagaimana kedepannya apakah AC Milan bisa bangkit atau makin terpuruk.