Kumparan Logo

5 Berita Populer: Kolaborasi Rayi Putra-Mikha Tambayong; Denny Sumargo soal 5 cm

kumparanHITSverified-green

ยทwaktu baca 5 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Rayi Putra dan Mikha Tambayong dalam jumpa pers lagu Jalan Tengah di Cilandak, Jakarta Selatan, Jumat (17/7/2026). Foto: Vincentius Mario/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Rayi Putra dan Mikha Tambayong dalam jumpa pers lagu Jalan Tengah di Cilandak, Jakarta Selatan, Jumat (17/7/2026). Foto: Vincentius Mario/kumparan

Kolaborasi Rayi Putra dan Mikha Tambayong jadi salah satu berita populer pada Minggu (19/7). Selain itu, ada mengenai Denny Sumargo beri dukungan untuk 5 cm: Revolusi Hati. Berikut adalah rangkuman dari 5 berita populer yang menyita perhatian sepanjang hari kemarin.

Rayi Putra dan Mikha Tambayong Berkolaborasi Lewat Lagu Jalan Tengah

Rayi Putra dan Mikha Tambayong dalam jumpa pers lagu Jalan Tengah di Cilandak, Jakarta Selatan, Jumat (17/7/2026). Foto: Vincentius Mario/kumparan

Rayi Putra dan Mikha Tambayong bikin gebrakan lewat lagu kolaborasi mereka, "Jalan Tengah". Lagu ini bukan sekadar galau biasa, tapi mengusung tema "mature breakup song" atau perpisahan dewasa, yang pastinya related banget buat yang pernah ada di fase itu. Rayi menjelaskan kalau lagu ini tentang sepasang kekasih yang sadar ada perbedaan, tapi tetap mencoba, sampai akhirnya di titik jenuh dan memutuskan berpisah secara dewasa.

Mikha Tambayong juga sepakat, kedewasaan lagu ini terlihat dari keberanian untuk mengakhiri hubungan yang sudah nggak nyaman. Menurut mereka, putus cinta nggak melulu harus sedih, justru bisa jadi awal untuk tahu apa yang dicari di hubungan selanjutnya. Proses kolaborasi ini berawal dari inisiatif Mikha yang langsung jatuh hati sama demo lagu "Jalan Tengah".

Yang unik, lirik lagunya ternyata terinspirasi dari perbedaan hobi Rayi yang suka film dan Mikha yang doyan baca buku, pas banget kan? Di balik layar, ada Bianca Nelwan sebagai vocal director dan Reyner Ferdinand untuk mixing-mastering. Video musiknya yang digarap Moedhalie juga sukses menggambarkan dua dunia yang berbeda namun menyatu dalam perpisahan manis di sebuah taman.

Meisya Amira Belajar Bahasa Isyarat demi Perannya di Film Juminten Edan

Jumpa pers Juminten Edan di Epicentrum, Jakarta Pusat, Kamis (16/7). Foto: Vincentius Mario/kumparan

Meisya Amira totalitas banget nih buat peran utamanya di film "Juminten Edan". Aktris muda ini dituntut memerankan karakter tunarungu sekaligus tunawicara, sebuah tantangan yang bikin dia harus belajar bahasa isyarat dari nol. Meisya bilang ini bukan cuma akting biasa, tapi juga upayanya buat merepresentasikan disabilitas secara akurat.

Selama dua minggu, Meisya bareng Dimas Aditya dan Sharon Jovian menjalani coaching intensif untuk mendalami bahasa isyarat dan cara berinteraksi penyandang disabilitas pendengaran dan wicara. Baginya, tantangan terbesar adalah menyampaikan emosi yang dalam tanpa dialog lisan, mengandalkan ekspresi wajah dan mata biar pesan karakternya tetap sampai ke penonton.

Produksi film ini juga nggak main-main, lho! Meisya mengungkap kalau mereka didampingi pelatih yang memang tunarungu asli. Ini penting banget biar setiap gerakan isyarat yang ditampilkan natural dan sesuai realita. Film "Juminten Edan" yang digarap Dedy Mercy dan naskah Alim Sudio ini akan tayang mulai 23 Juli 2026, mengangkat persoalan keluarga, dinamika mertua-menantu, dan perjuangan seorang ibu.

Beri Dukungan Untuk '5 cm: Revolusi Hati', Denny Sumargo Terlibat?

Artis Denny Sumargo saat ditemui wartawan usai melaporkan DJ Verny terkait pencemaran nama baik di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa, (22/08/2023). Foto: Agus Apriyanto

Proyek lanjutan film ikonik "5 cm" yang berjudul "5 cm: Revolusi Hati" sedang dalam tahap penggarapan dan sudah dapat dukungan penuh dari Denny Sumargo. Densu, yang juga pernah membintangi film pertamanya, mengaku antusias dan berharap film ini bisa menjawab kerinduan para penggemar setelah 14 tahun. Wah, durasi penantian yang nggak main-main ya!

Denny Sumargo optimistis karena tahu Soraya Intercine Films, rumah produksi di balik film ini, nggak pernah bikin karya asal-asalan. Beberapa nama aktor seperti Fanny Ghasani, Cut Keke, hingga Diana Pungki sudah dikonfirmasi terlibat. Tapi, soal apakah Densu akan kembali ikut dalam petualangan kali ini? Ia hanya bilang, "Belum bisa kita bocorkan."

Sampai sekarang, tanggal penayangan dan plot detail "5 cm: Revolusi Hati" masih dirahasiakan. Para fans tentu penasaran apakah ini akan jadi sekuel, prekuel, spin-off, atau mungkin cerita yang melengkapi film pertamanya yang sukses besar pada tahun 2012 dan dibintangi Fedi Nuril, Herjunot Ali, Raline Shah, serta Pevita Pearce.

Cara Widuri Puteri Atasi Masalah dengan Orang Tua: Nonton Film Bareng

Widuri Putri Sasono. Foto: Dok. Istimewa

Widuri Puteri, di usia remajanya, ternyata punya cara unik dan relatable buat mengatasi masalah dengan orang tua: nonton film bareng! Putri dari Dwi Sasono dan Widi Mulia ini merasa karakternya di film Netflix "Aku Sebelum Aku" punya kedekatan dengan fase pencarian jati diri yang sedang ia alami. Widuri mengaku bersyukur punya orang tua yang open-minded dan bisa diajak diskusi.

Baginya, tekanan dan konflik di masa remaja itu normal dan jadi proses untuk tumbuh serta belajar. Widuri selalu berusaha terbuka dengan Ibu dan Bapaknya, bahkan kalau ada hal yang mengganjal, ia akan mengobrol langsung. Tapi, yang paling menarik adalah ketika kata-kata sulit keluar, film jadi "jembatan" komunikasi mereka.

Widuri akan mengajak orang tuanya menonton film yang pesannya ia rasakan dekat, berharap mereka bisa memahami perspektifnya tanpa perlu suasana tegang. Setelah itu, obrolan jadi lebih mengalir dan bermakna. Di film "Aku Sebelum Aku" sendiri, Widuri beradu akting dengan Ringgo Agus Rahman sebagai ayahnya, dan tayang perdana di Netflix mulai 16 Juli 2026.

Alan Ritchson Negosiasi Bintangi Maelstrom, Film Aksi Terbaru Netflix

Alan Ritchson menghadiri pemutaran perdana "Motor City" selama Festival Film Internasional Toronto 2025 di TIFF Lightbox, Toronto, Ontari, pada 4 September 2025. Foto: Savion Washington/Getty Images/AFP

Bintang serial "Reacher", Alan Ritchson, sepertinya bakal kembali beraksi nih! Kabarnya, ia sedang dalam tahap negosiasi untuk jadi pemeran utama film aksi terbaru Netflix berjudul "Maelstrom". Film ini akan disutradarai oleh Jaume Collet-Serra, yang juga pernah menggarap film orisinal Netflix "Carry-On".

"Maelstrom" sendiri punya premis yang bikin penasaran. Film ini berkisah tentang seorang Federal Marshal yang bertugas melindungi tunangan bandar senjata yang akan masuk program perlindungan saksi. Nah, semua chaos ini terjadi dalam satu malam di tengah badai topan yang memutus semua komunikasi, bikin mereka harus berjuang hidup dari serangan anak buah bandar sekaligus amukan alam.

Naskah orisinal "Maelstrom" ini sebenarnya sudah ada sejak 1993, tapi kini Mark Bianculli ditunjuk untuk memperbarui skenarionya agar lebih relevan dengan masa sekarang. Jadi, siap-siap saja untuk film aksi penuh ketegangan dengan Alan Ritchson di dalamnya, kalau negosiasi ini deal!