Kumparan Logo

Pesan Haru Bryan Cranston untuk RJ Mitte: Aku Akan Merindukanmu, Nak

kumparanHITSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Bryan Cranston menghadiri pemutaran perdana acara Hulu "Malcolm in The Middle: Life's Still Unfair" di DGA Theater, New York,  pada 7 April 2026. Foto: Theo Wargo/Getty Images/AFP
zoom-in-whitePerbesar
Bryan Cranston menghadiri pemutaran perdana acara Hulu "Malcolm in The Middle: Life's Still Unfair" di DGA Theater, New York, pada 7 April 2026. Foto: Theo Wargo/Getty Images/AFP

Aktor Bryan Cranston menyampaikan pesan haru untuk RJ Mitte, yang memerankan putranya dalam serial Breaking Bad. Mitte meninggal dunia pada usia 34 tahun.

"Aku sangat terpukul saat menulis ini malam ini. RJ Mitte, putraku yang manis di Breaking Bad, telah meninggal dunia," tulis Cranston dilansir Variety.

Bryan Cranston bertemu dengan RJ Mitte ketika usianya 14 tahun. Mitte sangat bahagia memerankan karakter Walter White Jr. di Breaking Bad.

"Lahir dengan cerebral palsy, ia tidak pernah menjadikan kondisi tersebut sebagai alasan untuk tidak melakukan sesuatu. Ia menghadapi jadwal syuting yang padat dengan tekad yang luar biasa," tulisnya.

RJ Mitte menghadiri pemutaran perdana "Westhampton" pada Festival Tribeca 2025 di Village East Cinema, New York City (7/6/2025). Foto: Theo Wargo/Getty Images/AFP

Cranston melanjutkan, Mitte selalu mendengarkan nasihat yang diberikan oleh orang tuanya di layar, yakni dirinya dan Anna Gunn. Namun, sebagai seorang remaja, Mitte terkadang dengan jahil mengabaikan nasihat tersebut agar bisa belajar dari pengalamannya sendiri.

"Ia adalah salah satu bintang dalam serial televisi populer, tetapi ia tetap seorang anak muda. Saat kami mulai syuting episode pilot pada Februari 2007, ia masih sangat mentah. Namun, sedikit demi sedikit, kami menyaksikannya tumbuh menjadi aktor yang benar-benar hebat," tutur Cranston.

"Ia memanfaatkan pengalamannya dalam serial tersebut untuk secara vokal memperjuangkan hak para aktor penyandang disabilitas. Ia juga memimpin sebuah organisasi filantropi yang berfokus membantu komunitas penyandang disabilitas. Semua harapan dan potensi yang dimilikinya kini menjadi kehilangan yang begitu besar," lanjutnya.

Bryan Cranston menghadiri malam pembukaan pertunjukan Broadway "Celebrity Autobiography" di Shubert Theatre, New York City, pada 18 Mei 2026. Foto: John Lamparski/Getty Images/AFP

Cranston juga mengungkapkan bahwa ia sangat terpukul setelah mengetahui bahwa Mitte meninggal dunia akibat bunuh diri.

"Sangat menghancurkan hati mengetahui bahwa ia mengakhiri hidupnya sendiri," ucap Cranston.

“Mengapa? Kami baru saling berkirim pesan beberapa minggu lalu, membicarakan kapan kami bisa bertemu untuk makan siang. Aku tidak tahu apakah makan siang itu akan mengubah masa depannya. Namun, aku tahu bahwa aku menyayanginya dan sangat menikmati kebersamaan dengannya selama bertahun-tahun, baik ketika kami masih mengerjakan serial tersebut maupun setelah sorotan terhadap Breaking Bad meredup. 'Aku akan merindukanmu, Nak'," tutupnya.