Mendag: Hanya Tuhan yang Tahu Jumlah Stok Bawang Putih

Harga bawang putih di pasaran saat ini mencapai Rp 60 ribu hingga Rp 70 ribu per kilogram (kg). Padahal, harga normalnya hanya Rp 30 ribu sampai Rp 35 ribu per kg.
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan salah satu penyebabnya karena pemerintah selama ini tidak memiliki data stok bawang putih yang ada di pasar. Menurut dia, impor bawang putih selama ini berjalan sendiri tanpa melibatkan Kemendag.
"Tuhan yang tahu. Berapa stoknya, kami enggak tau, enggak ada data, gudangnya enggak tahu, impornya enggak tahu," ujar Enggar dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Senin (8/5).
Baca juga: Harga Bawang Putih di DKI Jakarta Sudah Naik 100 Persen
Dia mengatakan para importir membeli harga bawang putih dari China dengan harga Rp 20 ribu sampai Rp 40 ribu per kg. Sedangkan bawang putih dari India harganya hanya Rp 15 ribu per kg.
"Nah sekarang kenapa ini terlambat? banyak alasannya, karena dia tidak pernah jujur, menahan. Yang pasti pedagang itu sekarang ada, hanya harganya mahal," jelasnya.
Enggar juga menepis berbagai anggapan yang menilai stok bawang putih di gudang selama hampir tiga bulan ini kosong. "Tiga bulan enggak masuk gimana? Buktinya barangnya ada," kata dia.
Baca juga: Pedagang Mengeluh Harga Bawang Putih Mulai Meroket
Menurut Enggar, kebutuhan bawang putih dalam negeri saat ini mencapai 500 ribu ton per tahun. Sebanyak 400 hingga 480 ribu ton per tahun diperoleh dari impor.
"Sedangkan 15-16 ribu ton per tahun itu untuk kepentingan sendiri (private)," katanya.
