Tips Tenang Kembali Bekerja Setelah Cuti Melahirkan

Undergraduate Student of IISIP Jakarta - Part-Time Blogger
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Anisa Febriyanti Susanto tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Hidup memerlukan perencanaan dan persiapan, mulai dari menghadapi kehamilan, proses persalinan, hingga perencanaan pascapersalinan. Bagi ibu yang harus kembali bekerja setelah cuti melahirkan, tantangan terbesar adalah tetap memberikan ASI kepada si kecil dan menjaga payudara tetap kosong. Jika tidak dikosongkan secara rutin, payudara bisa membengkak, berisiko mengalami mastitis, bahkan produksi ASI bisa menurun drastis.
Agar ibu tetap tenang dan nyaman saat kembali bekerja, berikut beberapa tips dalam menggunakan alat pumping dan botol susu:
1. Persiapkan Alat Pumping yang Nyaman dan Efisien
Pilih pompa ASI yang efektif dalam mengosongkan payudara serta mudah digunakan. Gunakan pompa ASI portabel agar dapat dibawa ke tempat kerja dengan praktis.
2. Atur Jadwal Pumping Secara Teratur
Jadwal pumping yang konsisten membantu menjaga produksi ASI tetap lancar. Usahakan memompa setiap 3–4 jam sekali di kantor dan cari tempat yang nyaman serta privat untuk melakukannya.
3. Gunakan Botol Susu yang Aman dan Berkualitas
Setelah pumping, simpan ASI dalam botol susu yang bebas BPA dan aman untuk bayi. Pilih botol dengan dot yang sesuai dengan usia bayi agar si kecil nyaman saat menyusu.
4. Siapkan Stok ASI Sebelum Kembali Bekerja
Mulailah menyiapkan stok ASI sebelum kembali bekerja dengan rutin memompa di rumah. Ini akan membantu menjaga ketersediaan ASI saat ibu tidak berada di rumah.
5. Gunakan Tas Penyimpanan ASI yang Baik
Untuk menjaga kualitas ASI yang telah dipompa, gunakan tas penyimpanan dengan ice pack saat membawa ASI dari kantor ke rumah.
6. Komunikasikan dengan Rekan Kerja
Bicarakan kebutuhan pumping kepada atasan atau rekan kerja agar mendapatkan dukungan, termasuk menemukan waktu dan tempat yang sesuai untuk pumping di kantor.
7. Tetap Rileks dan Tenang Saat Pumping
Stres dapat memengaruhi produksi ASI. Agar tetap tenang, cobalah mendengarkan musik atau melihat foto si kecil saat pumping.
8. Buat Rutinitas yang Konsisten di Rumah
Setelah pulang kerja, tetaplah memberikan ASI secara langsung atau melalui botol agar bayi tetap merasa dekat dan mendapatkan nutrisi yang cukup.
9. Sterilkan Alat Pumping dan Botol Susu Secara Rutin
Kebersihan sangat penting dalam pemberian ASI. Pastikan semua peralatan steril sebelum digunakan agar ASI tetap higienis.
10. Berikan Waktu untuk Diri Sendiri
Menjadi ibu sekaligus pekerja bukan hal yang mudah. Luangkan waktu untuk diri sendiri agar tetap sehat dan bahagia, karena ibu yang bahagia akan memberikan dampak positif bagi si kecil.
Agar proses pumping berjalan lebih optimal, pilihlah pompa ASI yang nyaman dan sesuai kebutuhan seperti Opia Breast Pump. Fitur seperti sistem pompa ganda, mode pijat, serta level hisapan yang bisa diatur dapat membantu memaksimalkan hasil perah sekaligus membuat ibu lebih nyaman.
Selain pompa ASI, botol susu juga berperan penting dalam mendukung pemberian ASI. Botol Nanobebe dengan desain menyerupai payudara ibu dapat membantu bayi beradaptasi lebih mudah dan mengurangi risiko bingung puting. Beberapa botol juga dilengkapi fitur anti-kolik untuk mencegah perut kembung, serta memiliki fungsi tambahan seperti memompa, menyimpan, hingga menghangatkan ASI dalam satu wadah.
Dengan pemilihan alat pumping dan botol yang tepat, ibu bekerja tetap bisa memberikan ASI eksklusif sambil menjalani aktivitas sehari-hari. Dengan dukungan beberapa tips tenang dan perencanaan yang baik dan manajemen waktu yang teratur menjadi kunci agar ibu merasa lebih tenang setelah kembali bekerja.
