Kumparan Logo

Bermimpi Bersama Coldplay dengan Lagu 'Hypnotised'

kumparanHITSverified-green

clock
comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Band asal Inggris Coldplay. (Foto: Dok. Facebook Coldplay)
zoom-in-whitePerbesar
Band asal Inggris Coldplay. (Foto: Dok. Facebook Coldplay)

Meski baru saja merilis lagu baru yang berkolaborasi dengan The Chainsmokers, yakni 'Something Just Like This', Coldplay kembali menyenangkan hati para penggemarnya dengan merilis lagu baru berjudul 'Hypnotised'. Lagu tersebut hadir dalam bentuk video lirik yang diunggah ke kanal YouTube mereka pada Rabu (1/3) kemarin.

Mengejutkan memang, karena saat ini, band asal Inggris itu tengah menjalani konser dunia. Namun, Chris Martin, Jonny Buckland, Guy Berryman, dan Will Champion masih sempat-sempatnya merilis lagu yang tak kalah enak dengan lagu-lagu album terakhir mereka, 'A Head Full of Dreams' yang diluncurkan pada 2015 lalu.

Ternyata, 'Hypnotised' adalah salah satu lagu dari EP (Extended Play) milik Coldplay yang akan rilis pada 2 Juni mendatang. Dilansir NME, sang vokalis, Chris Martin mengatakan bahwa EP ini adalah 'adik kecil' album 'A Head Full of Dreams'. EP tersebut berjudul 'Kaleidoscope' dan berisi 5 lagu termasuk 'Hypnotised'. Lagu-lagu lainnya adalah 'All I Can Think About Is You', 'Something Just Like This', 'Miracles 2', 'A L I E N S', dan tentunya, 'Something Just Like This'.

instagram embed

Denting piano dan xylophone menjadi pembuka di awal lagu, menguatkan konsep dreamy di lagu tersebut.

Been rusting in the rubble,

Running to a faint,

Need a brand new coat of paint,

Found myself in trouble,

Thinking about what ain't,

Never gonna be a saint, Saying...

Float like an eagle,

Fall like the rain,

Pouring in to put out the pain,

Oh again and again.

Float like an eagle, Fall like the rain, Pouring in to put out the pain, Oh again and again.

Coldplay menginterpretasikan sebuah mimpi yang berangkat dari alam bawah sadar seseorang. Tentang kecenderungan sifat jahat seseorang yang hidup di dalam diri mereka.

Chris Martin, vokalis Coldplay. (Foto: Reuters/Toby Melville)
zoom-in-whitePerbesar
Chris Martin, vokalis Coldplay. (Foto: Reuters/Toby Melville)

Chris Martin mewakili sosok tersebut. Belum diketahui apakah ia berniat jahat pada dirinya sendiri, pada orang lain, atau pada dunia. Yang jelas, lirik yang ditulis Coldplay adalah isi hati dan kepala sosok tersebut, lengkap dengan suasana hatinya. Entah ia sedang bermimpi, atau dalam keadaan sadar.

Now I'm hyp, hypnotised,

Yeah I trip, when I look in your eyes,

Oh I'm hyp, hypnotised,

Yeah I slip and I'm mesmerized.

Sosok tersebut merasa dihipnosis dan diperdaya oleh sifat jahat di dalam dirinya. Namun demikian, ia tidak menyalahkan orang lain. Yang ia inginkan hanyalah tersadar dari keadaan itu. Dan kedua mata orang yang ia sayangi kelihatannya dapat menyembuhkan tabiat buruknya itu.

video youtube embed

Overall, 'Hypnotised' adalah lagu yang indah dan menyenangkan dari sisi aransemen. Meski liriknya memiliki makna yang dalam, 'Hypnotised' tetap dapat dinikmati. Seperti judulnya, lagu tersebut akan menjadi teman tidurmu, membawamu ke alam mimpi yang akan mempertontonkan dimensi alam bawah sadarmu.