Kumparan Logo

Selebriti Korea Selatan Tak Bisa Lagi Mangkir Wajib Militer

kumparanHITSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tentara militer Korea Selatan (Foto: Flickr)
zoom-in-whitePerbesar
Tentara militer Korea Selatan (Foto: Flickr)

Peraturan untuk melaksanakan wajib militer di Korea Selatan merupakan sesuatu yang tak dapat dihindari penduduknya, khususnya bagi para lelaki yang berada dalam rentang umur 18-35 tahun. Hal itu juga berlaku untuk para selebriti ternama di Negeri Ginseng, meski nama mereka sudah terkenal hingga ke kancah internasional.

Pelatihan wajib militer dikelola oleh Administrasi Tenaga Kerja Militer di Korea Selatan yang dinamakan The Military Manpower Administration (MMA). Baru-baru ini, seorang sumber yang berada dalam MMA melaporkan bahwa mereka ingin agensi-agensi selebriti di Korea Selatan segera mengirimkan nama-nama selebriti yang bernaung di agensi mereka.

Tentara militer Korea Selatan (Foto: Flickr)
zoom-in-whitePerbesar
Tentara militer Korea Selatan (Foto: Flickr)

Menurut laporan Soompi, hal itu sesuai dengan peraturan amandemen yang tertulis di Peraturan Pelayanan Militer, yaitu amandemen pasal 77-4 Undang-Undang Pelayanan Militer. Dalam amandemen Undang-Undang tersebut, tertulis bahwa mereka akan memperluas cakupan kontrol MMA terhadap para selebriti dan atlet.

"Kami telah mengirimkan surat resmi yang meminta kerja sama dari masing-masing agensi hiburan," ungkap salah seorang sumber tersebut pada Allkpop.

Baca juga:

T.O.P 'Big Bang': Selamat Tinggal, Seoul

Eunhyuk 'Super Junior' Donasikan Rp357 Juta untuk Tentara Korea

Pertemuan Yesung dan Ryeowook Obati Rindu Penggemar Super Junior

Dalam surat tersebut, tertulis bahwa para agensi diminta untuk mendata artis-artis mereka yang lahir dalam kurun waktu 1 Januari 1980 hingga 31 Desember 1999.

Pendaftaran yang diminta pihak MMA ke agensi itu merupakan bentuk upaya tindak lanjut bagi mereka yang kerap mangkir memenuhi panggilan MMA untuk melaksanakan wajib militer.

facebook embed

Ya, para seniman tersebut banyak yang menunda menjalani wajib militer dari waktu yang telah ditentukan oleh MMA. Pelantun 'Gangnam Style', Psy, misalnya. Kala itu, ia mengikuti wajib militer di tahun 2003 dan masuk ke dalam golongan 4, yakni golongan yang ditujukan untuk mereka yang memiliki keahlian khusus.

Dilansir The Korea Times, ternyata pria 39 tahun itu malah menggelar lebih dari 52 konser dan muncul di televisi. Akhirnya, ia harus mengulang kewajibannya pada negara di tahun 2007 hingga 2009.

facebook embed

Aktor Jang-hyuk dan Song Seung-Heon lebih parah. Di tahun 2004, keduanya tertangkap basah telah menenggak obat-obatan yang membuat mereka tak lolos uji kesehatan untuk mengikuti wajib militer. Dikutip Chosun Ilbo, keduanya takut karier mereka terhenti jika harus absen dari dunia hiburan selama 2 tahun. Meski demikian, keduanya telah menyelesaikan wajib militer di tahun 2006.

facebook embed

Kali ini, pihak MMA yakin bahwa para selebriti dan atlet tidak akan bisa berkelit dari kewajiban mereka yang merupakan bentuk persiapan jika suatu saat, Korea Utara melakukan gencatan senjata.

"Layanan militer selebriti di Korea Selatan merupakan salah satu hal yang menjadi perhatian nasional. Karena Undang-Undangnya telah direvisi, diharapkan pengelolaannya lebih menyeluruh. Maka dari itu, sangat diperlukan kerjasama dari agensi-agensi (hiburan) tersebut," tutup sumber tersebut.