Mengenal Wisata Alam Kawah Sikidang dengan Pesona Kawah Berpindah di Dieng

Mahasiswi di Universitas Al- Irsyad Cilacap Fakultas Kesehatan Prodi S1 Keperawatan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Anissatul Khoyriah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dataran Tinggi Dieng memang tak pernah habis menawarkan pesona. Di balik balutan kabutnya yang dingin, terdapat satu destinasi ikonik yang menjadi bukti nyata aktivitas vulkanik purba sekaligus daya tarik wisata utama di Jawa Tengah: Kawah Sikidang.
Secara administratif terletak di Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara (berbatasan langsung dengan Wonosobo), Kawah Sikidang menyuguhkan fenomena alam yang unik dan jarang ditemukan di tempat lain.
Filosofi di Balik Nama "Sikidang"
Nama "Sikidang" tidak muncul tanpa alasan. Dalam bahasa Jawa, Kidang berarti Rusa. Fenomena unik di kawah ini adalah kolam lumpur panas utamanya yang kerap berpindah tempat atau seolah-olah "melompat-lompat" dari satu titik ke titik lainnya dalam kurun waktu tertentu, menyerupai karakter rusa yang lincah.
Berbeda dengan kawah gunung berapi pada umumnya yang berada di puncak gunung, Kawah Sikidang terletak di daratan yang relatif datar. Hal ini memudahkan wisatawan untuk mendekat dan menyaksikan kepulan asap putih yang membumbung tinggi tanpa harus melakukan pendakian yang berat.
Jembatan Kayu Dieng yang Instagramable
Beberapa tahun terakhir, Kawah Sikidang tampil dengan wajah baru yang lebih modern melalui pembangunan Jembatan Kayu (Boardwalk) yang membentang panjang. Inovasi ini memberikan dua keuntungan sekaligus:
Keamanan dan Kenyamanan:
Pengunjung tidak perlu lagi menginjak tanah berbatu yang licin atau terlalu dekat dengan titik panas yang berbahaya.
Sudut Pandang Estetik:
Jembatan ini didesain secara artistik, menjadikannya spot foto favorit yang sangat instagramable dengan latar belakang kawah berasap dan perbukitan hijau.
Aktivitas Menarik yang Bisa Dilakukan
Selain menikmati pemandangan alam, Kawah Sikidang menawarkan berbagai pengalaman seru bagi para pelancong:
1.Eksperimen Merebus Telur: Di beberapa titik lubang kecil yang airnya mendidih, warga lokal menyewakan telur untuk direbus langsung di air kawah. Hanya dalam hitungan menit, telur akan matang sempurna dengan cita rasa yang unik.
2.Wisata Adrenalin: Tersedia penyewaan ATV dan motor trail bagi pengunjung yang ingin memacu adrenalin mengitari area sekitar kawah.
Belanja Oleh-oleh Khas:
Di sepanjang jalur keluar, wisatawan akan disambut oleh pasar tradisional yang menjajakan hasil bumi Dieng, seperti kentang granola, buah carica dalam sirup, hingga purwaceng yang dikenal sebagai "ginseng Jawa".
Tips Berkunjung bagi Wisatawan
Agar perjalanan Anda tetap nyaman dan aman, perhatikan beberapa hal berikut:
1.Gunakan Masker: Bau belerang di area ini cukup menyengat. Penggunaan masker sangat disarankan untuk menjaga pernapasan.
2.Pakaian Hangat: Suhu di Dieng bisa turun drastis, terutama di pagi hari. Pastikan mengenakan jaket atau baju hangat.
3.Waktu Terbaik: Datanglah saat pagi hari (pukul 07.00 - 09.00) untuk mendapatkan udara yang masih segar dan cahaya matahari yang belum terlalu terik.
4.Tiket Terusan: Biasanya, tiket Kawah Sikidang dijual secara terusan dengan Candi Arjuna, sehingga lebih hemat dan praktis.
Kawah Sikidang bukan sekadar destinasi wisata alam; ia adalah perpaduan antara edukasi geologi, keindahan visual, dan kearifan lokal. Menjelajahi kawah ini akan memberikan perspektif baru tentang betapa megahnya kekayaan alam Nusantara.
