Konten dari Pengguna

PPK Ormawa HIMASITER IPB University Gagas Sociopreneur di Situ Udik Bogor

Annisa' Fadhila

Annisa' Fadhila

Mahasiswa IPB University

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Annisa' Fadhila tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dokumentasi Kegiatan Pelatihan Pembuatan Telur Pindang
zoom-in-whitePerbesar
Dokumentasi Kegiatan Pelatihan Pembuatan Telur Pindang

Himpunan Mahasiswa Nutrisi & Makanan Ternak (HIMASITER) Departemen Ilmu Nutrisi & Teknologi Pakan (INTP) IPB University gagas sociopreneur bersama warga Situ Udik, Bogor. Sociopreneur yang dibentuk bernama “Udik preneur”, yaitu sociopreneur Desa Situ Udik yang menjadi wadah pengembangan UMKM di desa Situ Udik, Cibubulang, Bogor dengan pengembangan promosi, pemasaran offline maupun online, pengembangan produk, dan pengembangan skala usaha. Wah sangat menarik bukan?

Menurut Jidan Ramadani, Ketua PPK Ormawa HIMASITER mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari Program Peningkatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) yang diemban HIMASITER dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) untuk melakukan pembinaan. Tujuan dari program ini adalah untuk memperkuat kapasitas ormawa agar menjadi organisasi kemahasiswaan yang kompeten, khususnya melalui kegiatan pengabdian masyarakat. Tim PPK Ormawa HIMASITER terdiri dari 15 orang yang didampingi oleh dosen pembimbing yaitu Ir. Dr. Widya Hermana, M. Si.

Jidan menjelaskan bahwa upaya pendampingan UMKM menjadi sociopreneur juga berperan dalam merealisasikan Sustainable Development Goal (SDGs) ke-8 yaitu “Pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi” serta mendukung dalam terwujudnya SDGs Desa ke-8 yaitu “Pertumbuhan Ekonomi Desa Merata” sehingga program ini harapannya dapat mendukung peningkatan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, kesempatan kerja yang produktif dan menyeluruh, serta pekerjaan yang layak untuk semua masyarakat. Keren banget ya program ini?

Pelaksanaan kegiatan ini dilandaskan oleh banyaknya pelaku UMKM di Desa Situ Udik yang mengalami permasalahan ekonomi akibat pandemi covid-19, keterbatasan kepemilikan alat untuk promosi, serta keterbatasan mengoperasikan teknologi. Berdasarkan masalah tersebut diberikan usulan melalui program pengembangan pemberdayaan desa yaitu pembuatan program “Udik preneur” sebagai wadah untuk sociopreneur yang meliputi penyediaan tempat promosi, tempat penjualan, dan tempat penyediaan rumah produksi terpusat di sektor olahan pangan.

Kegiatan pembinaan kepada masyarakat penggiat UMKM Situ Udik yang sudah dilaksanakan sejak bulan Agustus hingga Oktober 2022 ini meliputi kegiatan pembelian alat pendukung produksi, pendataan UMKM, peningkatan potensi seperti pelatihan keuangan, pelatihan pembuatan logo & label produk, pelatihan pembuatan produk peternakan seperti pembuatan mayonaise dan pembuatan telur pindang, pemotretan katalog produk, pelatihan media sosial, pelatihan E-Commerce, dan pembuatan website. Wah sangat bermanfaat sekali ya.

Dokumentasi Kegiatan Pelatihan Pembuatan Mayonaise

Jidan juga menyampaikan harapan melalui program ini pelaku UMKM yang ada di Desa Situ Udik dapat tertolong dengan berbagai pelatihan, pendampingan dan penyediaan alat produksi yang diberikan. Selain itu, Jidan juga berharap UMKM di Desa Situ Udik ini dapat terus berkembang agar terjadi peningkatan ekonomi dari pelaku UMKM tersebut.