Persita Women Gaet 19 Pemain Jelang IWL, Gencar Latihan Tingkatkan Fisik Pemain

Persita Women mulai mematangkan persiapan jelang bergulirnya Indonesia Women’s League (IWL) 2026/27 pada pertengahan Oktober mendatang. Salah satu fokus utama tim saat ini adalah meningkatkan kondisi fisik para pemain.
Rabu (9/9) kemarin, kumparanBOLANITA secara eksklusif meliput sesi latihan Persita Women di Training Field Indomilk Arena, Tangerang. Dipimpin Febriardi Bobihoe, persiapan ini sudah dilakukan sejak Senin (7/9) lalu.
“Yang pasti untuk efektif persiapannya kita baru mulai di hari Senin. Karena kita kumpul terakhir itu di hari Kamis, terus hari Jumat kita Aktivasi, hari Sabtunya kita tes awal fisik,” kata Febri kepada kumparanBOLANITA usai sesi latihan.
Dari hasil tes awal tersebut, peningkatan kondisi fisik menjadi salah satu pekerjaan utama yang harus dilakukan Persita Women. Pasalnya, sebagian besar pemain belum menjalani program latihan fisik secara rutin sebelumnya.
“Fisik mereka harus ditingkatkan, karena sebagian besar memang nggak pernah (latihan fisik) selama ini. Mungkin ada yang cuma latihan sendiri, ada yang ikut pertandingan-pertandingan daerah, mungkin ada yang malah ikut futsal. Makanya kita meningkatkan fisik mereka sekarang,” sambungnya.
Selain kondisi fisik, Febri juga tengah membangun chemistry di dalam tim.
“Ini kan terdiri dari beberapa pemain dari beberapa daerah. Kita berusaha untuk bisa menyatukan mereka dalam satu tim ini,” ujar pelatih yang pernah menangani tim wanita PON DKI Jakarta itu.
Total 19 Pemain, Masih Lakukan Scouting
Sejauh ini, Persita Women telah memiliki 19 pemain. Beberapa di antaranya merupakan pemain yang pernah memperkuat Timnas Wanita Indonesia, seperti Alleana Ayu Arumy, Gadhiza Asnanza, Debby Alvani, Jimbaran Jihan, Leni Maharani, dan Ayunda Dwi Anggraini.
Meski begitu, jumlah tersebut belum menjadi komposisi akhir. Febri masih melakukan scouting guna melengkapi skuad sebelum IWL bergulir. Ia menargetkan total 24 pemain bergabung dengan Persita Women.
“Yang pasti kita akan berusaha mencari, karena kita ketahui bersama, pemain wanita ini agak sulit, ya. Apalagi kita sudah, istilahnya, terlambat langkahnya,” ucap Febri.
“Kalau dibandingkan dengan tim Garudayaksa, Garudayaksa 2 minggu sebelum pengumuman dari PSSI, mereka sudah melakukan seleksi. Jadi ya mudah-mudahan masih ada beberapa pemain yang belum terpantau, bisa kita ambil,” lanjutnya.
Dalam proses pencarian pemain, Febri juga mendapat bantuan dari Lala Arifin yang merupakan asisten pelatih Persita Women sekaligus eks-pemain PON DKI Jakarta.
“Kebetulan saya pada saat di PON kemarin sempat melihat ada beberapa pemain yang menurut kriteria saya, bagus untuk di tim ini. Coba saya hubungi, akhirnya sudah terkumpul sampai 19 pemain seperti sekarang,” pungkas Febri.
