Konten dari Pengguna

Tim PkM UPI Cibiru Terapkan Teknologi IoT Cerdas Kelola Energi di Asrama Putri

Devi Aprianti

Devi Aprianti

Dosen Universitas Pendidikan Indonesia

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Devi Aprianti tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dari Program Studi Teknik Komputer, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kampus Cibiru merancang inovasi teknologi untuk mengatasi permasalahan tata kelola kelistrikan pada hunian mahasiswa. Program yang diketuai oleh Ir. Deden Pradeka, S.T., M.Kom. ini mengusung tajuk "Perancangan dan Implementasi Sistem Monitoring Energi Berbasis Internet of Things dengan Arsitektur Multi-Layer Sensor Network untuk Akuisisi Data Konsumsi Energi Real-Time".

Pengabdian kepada Masyarakat Kampus UPI Cibiru (Foto Pribadi)
zoom-in-whitePerbesar
Pengabdian kepada Masyarakat Kampus UPI Cibiru (Foto Pribadi)

Asrama Putri UPI Kampus Cibiru selama ini menerapkan skema pembayaran bulanan yang bersifat all-inclusive dengan mengandalkan satu kWh meter terpusat. Sistem konvensional ini memicu ketiadaan akuntabilitas konsumsi listrik per kamar, minimnya transparansi pembiayaan, serta ketiadaan mekanisme kontrol daya jarak jauh bagi pengelola. Kondisi tersebut menyulitkan pengelola dalam mengidentifikasi pola konsumsi penghuni, yang pada akhirnya sering berujung pada pembengkakan biaya listrik yang harus ditanggung oleh pihak institusi.

Menjawab tantangan tersebut, tim PkM yang terdiri dari kolaborasi dosen dan mahasiswa ini mengembangkan sistem sub-metering cerdas berbasis Internet of Things (IoT). Sistem ini mengintegrasikan perangkat keras berupa sensor PZEM-004T untuk mengakuisisi parameter kelistrikan (tegangan, arus, daya, energi) per kamar secara akurat, mikrokontroler ESP32 sebagai pemroses dan pengirim data ke jaringan Wi-Fi, serta modul Solid State Relay (SSR) sebagai komponen aktuasi. Modul SSR ini sangat krusial karena memungkinkan pengelola untuk memutus atau mengendalikan aliran listrik secara jarak jauh tanpa harus melakukan intervensi manual pada panel utama. Seluruh data telemetri tersebut divisualisasikan melalui dashboard analitik berbasis web yang menyajikan data real-time, riwayat pemakaian, hingga fitur estimasi beban biaya otomatis.

Survei Kelistrikan oleh tim pengabdian masyarakat (Foto Pribadi)

Tim pelaksana telah merampungkan 100% perakitan prototipe sistem dan melakukan survei kelistrikan secara langsung ke lokasi mitra. Selanjutnya, tim juga telah sukses menggelar kegiatan sosialisasi kepada pengelola dan para mahasiswi penghuni asrama. Kegiatan sosialisasi ini berjalan lancar dan mendapat respons yang sangat positif dari mitra, yang secara terbuka menyatakan kebutuhan nyata terhadap implementasi sistem ini.

Sosialisasi pemanfaatan Sistem Monitoring Energi (Foto Pribadi)

Implementasi teknologi ini tidak sekadar memberikan solusi fisik, tetapi juga dirancang untuk meningkatkan level keberdayaan mitra pengelola dari segi pengetahuan teknologi, keterampilan teknis operasional, hingga kapasitas tata kelola kelembagaan. Ke depannya, sisa tahapan program akan difokuskan pada implementasi fisik pemasangan sistem di empat kamar target. Inovasi ini juga telah membuahkan luaran berharga berupa pengajuan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) atas program komputer yang dikembangkan, penyusunan artikel ilmiah, serta publikasi dokumentasi video untuk jangkauan manfaat yang lebih luas.

Melalui sentuhan teknologi IoT ini, tata kelola fasilitas kampus diharapkan menjadi jauh lebih transparan, efisien, dan modern. Keberhasilan program di Asrama Putri UPI Kampus Cibiru ini memiliki potensi besar untuk direplikasi menjadi model standar pengelolaan utilitas energi pintar di berbagai fasilitas hunian sivitas akademika lainnya.