Warga Semangat Berwirausaha, Mahasiswi Undip Adakan Pelatihan Pengemasan Pangan

Mahasiswi Teknologi Pangan Universitas Diponegoro
Konten dari Pengguna
8 Agustus 2022 18:28
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Aprilia Nurohma tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
ADVERTISEMENT
Donowangun (23/7) - Kemasan merupakan suatu komponen produk pangan yang berguna untuk melindungi produk di dalamnya dan dapat menjadi daya tarik untuk pembeli. Semangat anggota ibu-ibu PKK di Desa Donowangun juga cukup tinggi karena mereka pernah mencoba untuk berwirausaha dengan menjual produk keripik tempe. Selain diversifikasi produk, kemasan juga menjadi hal yang perlu diperhatikan. Hal tersebut yang melatarbelakangi Tim II KKN Universitas Diponegoro untuk melaksanakan program kerja pelatihan pengemasan vacuum untuk nori rice ball. Program kerja ini merupakan program kerja mono disiplin Aprilia Nurohma dari program studi Teknologi Pangan dan dilaksanakan ketika kegiatan pertemuan ibu-ibu PKK pada tanggal 23 Juli 2022 di Balai Desa Donowangun.
ADVERTISEMENT
Pengemasan vacuum merupakan salah satu metode pengemasan heat sealing menggunakan alat vacuum sealer dengan prinsip mengeluarkan seluruh udara dalam isi produk sehingga tidak ada udara sama sekali dan diharapkan dapat memperpanjang umur simpan produk. Plastik yang digunakan pada pengemasan vacuum ini yaitu plastik emboss. Selain itu, metode pengemasan ini juga belum terlalu dikenal oleh ibu-ibu. Ibu Iu sebagai salah satu anggota PKK yang hadir pada saat program kerja ini dilaksanakan mengungkapkan bahwa ia dan rekannya lebih mengenal pengemasan dengan metode sealing atau yang biasa mereka sebut pengemasan dengan alat press.
Berikut cara pengemasan produk menggunakan alat vacuum sealer.
  1. Siapkan alat vacuum sealer dan sambungkan kabel alat vacuum sealer ke sumber listrik. Alat ini telah siap digunakan jika tombol pada alat menyala warna hijau.
  2. Buka pengait samping kanan dan kiri lalu buka penutup atas alat vacuum sealer.
  3. Tempatkan produk nori rice ball yang telah dimasukkan ke dalam plastik pada alat lalu tutup penutup atas alat vacuum sealer.
  4. Tekan tombol on beberapa saat sampai nyala tombol menjadi warna merah. Warna merah pada tombol berarti bahwa proses vakum tengah berjalan.
  5. Jika nyala tombol telah kembali ke warna hijau, maka proses vakum telah selesai.
  6. Buka kembali pengait samping dan penutup atas alat vacuum dan ambil hasil pengemasan nori rice ball.
Nori Rice Ball yang Telah Dikemas. Sumber: Dokumentasi Milik Pribadi Aprilia Nurohma
zoom-in-whitePerbesar
Nori Rice Ball yang Telah Dikemas. Sumber: Dokumentasi Milik Pribadi Aprilia Nurohma
Penyerahan Alat Vacuum Sealer Kepada Ibu-Ibu PKK yang diwakili Ibu Kepala Desa. Sumber: Dokumentasi Milik Pribadi Aprilia Nurohma
zoom-in-whitePerbesar
Penyerahan Alat Vacuum Sealer Kepada Ibu-Ibu PKK yang diwakili Ibu Kepala Desa. Sumber: Dokumentasi Milik Pribadi Aprilia Nurohma
Pelatihan Pengemasan dengan Metode Vacuum. Sumber: Dokumentasi Milik Pribadi Aprilia Nurohma
zoom-in-whitePerbesar
Pelatihan Pengemasan dengan Metode Vacuum. Sumber: Dokumentasi Milik Pribadi Aprilia Nurohma
Kegiatan ini diawali dengan pembuatan rice ball lalu dilanjutkan dengan pengemasan yang dilakukan oleh mahasiswi sebagai contoh. Ibu-ibu lalu mencoba alat vacuum sealer untuk mengemas nori rice ball. Ibu-ibu tampak antusias dalam mencoba alat tersebut dan mengajukan beberapa pertanyaan seperti harga alat vacuum sealer dan plastiknya, dapat bertahan berapa hari jika produk dikemasan dengan metode vacuum, dan bahan-bahan apa saja yang cocok dikemas dengan metode vacuum. Kegiatan ini diakhiri dengan foto bersama dan penyerahan alat vacuum sealer sebagai kenang-kenangan serta alat ini diharapkan dapat digunakan jika ibu-ibu akan berwirausaha kembali.
ADVERTISEMENT
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020